Kondisi Mesin Penggiling Padi Koptan Tani Jaya Desa Sei Penggantungan yang selalu mengalami kerusakan saat melakukan penggilingan padi hasil panen/foto : mora

Onlinesumut-LABUHANBATU : Kelompok tani (Koptan) Tani Jaya yang berdomisili didaerah pantai, Desa Sei Penggantungan, Kec. Panai Hilir, Kab. Labuhanbatu, sangat mendambakan bantuan peralatan mesin penggilingan padi untuk bisa dimiliki Koptan Tani Jaya.

Situasi inipun selalu dikeluhkan Koptan Tani Jaya yanh kesulitan untuk menggiling padi hasil panen mereka.

“Iya, kami dari gabungan Koptan Tani Jaya di Dusun III Bangun Karya Desa Sei Penggantungan, sangat mendambakan adanya mesin penggilingan padi sebagai milik sendiri Koptan Tani Jaya, untuk menggiling hasil panen tanaman Padi kami” ungkap Ketua Koptan Tani Jaya Dusun III Bangun Karya Desa Sei Penggantungan, Miskam, saat berkunjung ke Kantor Dinas Pertanian Labuhanbatu, Senin (14/1/2019).

Sementara, sebagai salahseorang anggota Koptan Tani Jaya, Kepala Desa Sei Penggantungan, Sapon Rinaldi yang turut mendampingi mengatakan, bahwa mesin kilang padi yang selama ini digunakan oleh Koptan Tani Jaya untuk menggiling padi, sudah tidak layak pakai lagi dan selalu rusak mesinnya saat melakukan penggilingan padi.

“Mesin penggiling padi yang ada sekarang ini, mesinnya sudah tua pak. Dan, selalu rusak mesinnya. Sehingga, petani kita dari gabungan Koptan Tani Jaya selalu kesulitan serta mengeluh, saat menggiling padi hasil panen mereka. Sudah kami perbaiki, namun tetap selalu rusak. Sudah tidak layak pakai lagi ” keluh Sapon.

Sapon Rinaldi juga menjelaskan, dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 113 orang dan sudah terdaftar di Pemkab Labuhanbatu sejak tahun 2016, mereka mengharapkan kebijakkan serta bantuan dari Pemkab Labuhanbatu yang saat ini dipimpin oleh Plt Bupati Kabupaten Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, untuk dapat membantu petani padi Koptan Tani Jaya untuk mendapat bantuan mesin penggilingan padi yang lebih bagus dan lebih baik, agar hasil panen padi dari gabungan 113 anggota Koptan Tani Jaya di Desa Sei Penggantungan dapat melakukan penggilingan padi seperti biasa.

“Terus terang saja ya, saat ini kami Koptan sangat kesulitan untuk melakukan penggilingan padi hasil panen. Maka dari itu, kami bermohon kepada Pemkab Labuhanbatu melalui Dinas Pertanian, untuk dapat membantu kami serta melepaskan beban kami Koptan Tani Jaya mendapat bantuan mesin penggiling padi yang bagus dan yang selama ini sangat kami dambakan untuk Koptan kami di Desa Sei Penggantungan “, pungkas Sapon Rinaldi.

Sekadar mengetahui, Desa Sei Penggantungan, Kec Panai Hilir, memiliki lahan pertanian tanaman padi seluas 6.000 Hektar yang tersebar dalam 16 Koptan. Saat ini terdapat tanaman padi seluas 5.456 hektar, dan yang terluas tanaman padinya di sembilan Kecamatan se Kab Labuhanbatu.

Penulis : Moratua Tanjung
Editor : Chairul Fadly

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here