Menteri ESDM Ignatius Jonan didampingi Diregsum PLN Wiluyo Kusdwiharto saat meninjau GI 70 kV dengan kapasitas 2 x 30 MVA di Idanoi, Gunung Sitoli/foto : Yudis

Onlinesumut-GUNUNGSITOLI : Pasca dioperasikan pada November 2018 lalu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan, Kamis (6/12/2018), meninjau Gardu Induk (GI) di Kepulauan Nias bertransmisi 70 kV berkapasitas 2 x 30 MVA yang berlokasi Idanoi, Gunungsitoli.

Turut mendampingi Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu, Direktur Bisnis Regional Sumatera PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto, GM PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto, GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Padudung, GM PLN KIT SBU Bambang Is dan GM PT PLN UIP KITSUM
Weddy B Sudirman

Dalam kesempatan itu, Jonan mengapresiasi atas rampungnya proyek GI Gunungsitoli yang terkoneksi dengan GI Telukdalam berkapasitas 1×30 MVA itu.

“Sebab kehadiran kedua gardu induk sepanjang 192,8 km dengan jumlah tower 402 set itu, meningkatkan keandalan daya listrik di Kepulauan Nias” tegasnya.

Jonan juga mengharapkan masyarakat Nias turut mendukung operasional gardu induk tersebut.

“Ini sejarah bagi Nias, dimana negara hadir lewat pembangunan infrastruktur PLN ini, yang semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nias,” ujarnya.

Sementara, Diregsum Wiluyo Kusdwiharto memastikan, dengan beroperasinya kedua gardu induk itu, akan menurunkan losses (kehilangan daya) yang terjadi sebelumnya, akibat jaringan 20 kV yang panjang.

‘Dengan terjadinya penggabungan dua sub sistem isolated Nias (Gunung Sitoli-Teluk Dalam) itu, sehingga menghindari black out dari sistem itu” ungkap Wiluyo.

Disebutkannya pula, kedua gardu induk itu merupakan infrastruktur ketenagalistrikan tegangan tinggi yang pertama di Kepulauan Nias, yang merupakan realisasi dari peresmian pembangunan oleh Presiden Joko Widodo 17 Agustus 2016.

“Kehadirannya semakin menerangi Pulau Nias sehingga peristiwa Nias gelap pada tahun 2016 tidak terulang lagi. Dengan kehandalan listrik di Nias mendorong peningkatan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.

Penulis/Editor : Teuku Yudhistira

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here