Pasangan suami istri pelaku pencurian Risma boru Silaen dan Marolop Bemaputea Situmorang beserta sejumlah BB yang disita dari tangannya/foto : Jhonson

Onlinesumut-MEDAN : Pasangan suami istri Risma boru Silaen (39) dan suaminya, Marolop Bemaputea Situmorang (32), warga Jalan Jati I, Perumnas Simalingkar, Medan ini, ternyata tidak hanya kompak dalam kehidupan sehari-hari.

Karena ternyata, mereka juga kompak saat melakukan kejahatan hingga kini akhirnya terhitung sejak Kamis (6/12/2018), mereka terpaksa menghabiskan hari-harinya dibalik jeruji besi Mapolsek Medan Kota.

Pasutri ini diciduk personel kepolisian Unit Reskrim Polsek Medan Kota berdasarkan laporan korbannya Dermawan Elfrida Siahaan (66), warga Jalan Jati II – Satrula, Medan, yang tidak lain majikan tempat Risma boru Silaen kerja.

Informasi yang diperoleh, kejadian berawal saat korban tiba dirumah setelah pulang dari pesta pernikahan saudaranya.

Saat itu, pelaku, Risma boru Silaen alias Iyos yang bekerja sebagai babysitter (penjaga cucu) korban langsung pergi meninggalkan rumah korban tanpa permisi.

Curiga, korban pun memeriksa dan mengecek barang-barang berharga miliknya yang ada dalam lemari. Saat diperiksa, korban terkejut melihat dan perhiasan emas murni milik korban dengan total 78 gram sudah tidak ada lagi ditempatnya.

“Barang milik korban yang hilang saat lemari diperiksa yakni kalung rantai 20 gram, mainan kalung emas 10 gram, anting-anting emas 10 gram , anting-anting emas kendari 8 gram, gelang emas 10gram, cincin emas model rotan 10 gram, satu set kalung emas 10gram + berlian mainan kalung, anting-anting berlian model ronyot, satu buah jam tangan merk Alba, uang tunai sebesar Rp 200 ribu dan hp merk Samsung Galaxy J2 dengan total kerugian Rp 90 juta,” kata Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani SH SIK.

Tak terima barang berharga miliknya raib, lanjut Revi, korban lantas melaporkan kejadian yang dialaminya.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim 7.3 Polsek Medan Kota melakukan penyelidikan dan penyidikan dan melihat suami Risma boru Silaen berada di rumahnya.

“Personel pun langsung melakukan koordinasi dengan Kepling setempat untuk memastikan identitas suami pelaku,” bebernya.

Lebih lanjut, terang Revi, tim bersama dengan kepling mendatangi rumah pelaku dan benar ditemukan dapati pelaku Marolop Bemaputea Situmorang sedang duduk di depan pintu rumah bersama Risma boru Silaen. Revi Nurvelani menuturkan, kemudian tim langsung mengamankan pelaku bersama suaminya berikut dengan barang-barang perhiasan milik korban.

“Hasil interogasi dari pasangan suami istri ini, bahwa keduanya mengakui perbuatannya mengambil barang milik korban dan sebagian telah dijual dan dibelanjakan untuk keperluan rumah tangga,” ujarnya.

Tambah Revi Nurvelani, dari tangan pasangan suami istri ini diamankan barang bukti 1 buah tas sandang, 1 buah dompet, 2 buah baju batik, 1 unit hp Samsung Galaxy J2, 1 set kompor gas merk Maspion, 1 buah tabung gas 3 Kg, 1 buah lampu belajar, 10 Kg beras dalam toples 25 L, 1 buah gelang emas, 2 buah cincin emas, 2 pasang anting-anting emas, 1 buah jam tangan merk Alba dan 1 buah dompet kecil.

Revi juga memastikan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan guna membekuk penadah barang hasil curian pasangan suami istri ini.

“Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun. Pelaku Risma boru Silaen nekad mencuri dirumah majikan tempat pelaku bekerja dibantu suami pelaku sendiri,” pungkasnya.

Penulis : Jhonson Siahaan
Editor : Chairul Fadly

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here