Kajari Langkat Wahyu Sabrudin (kanan) berjabat tangan dengan Manajer PLN UP3 Binjai Dicky Hiwardi usai penandatanganan MoU kedua instansi/foto : ist

Onlinesumut-LANGKAT : Untuk membantu penanganan masalah hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT PLN (Persero) Binjai, Rabu (5/12/2018), melakukan penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU).

Dalam kegiatan yang digelar di Aula Kejaksaan Negeri Langkat, Jalan Proklamasi, Stabat tampak hadir Kepala Kejaksaan Negeri Langkat Wahyu Sabrudin beserta jajaran, Manajer PLN UP3 Binjai Dicky Hiwardi, Manajer Bagian Keuangan SDM dan Administrasi Edi Santana, Manajer ULP Stabat Budi Arwin Zuchry, Manajer ULP Binjai Barat, Pangkalan Susu, Pangkalan Brandan, Tanjung Pura, Kuala dan seluruh Staf.

Kajari Langkat Wahyu Sabrudin dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan kali ini dilakukan merupakan lanjutan, setelah dalam kesepakatan bersama sebelumnya harus dilakukan kembali.

“Ini adalah perpanjangan MoU pertama, yaitu tiga tahun yang lalu. Didalam perjanjian kerjasama tersebut meliputi bantuan hukum, pertimbangan hukum dan pelaksanaan hukum,” Terang Wahyu.

Sambil mengungkapkan institusinya memiliki 5 bidang, Wahyu juga menjelaskan beberapa mitranya yang selama ini menjalin kerjasama. salahsatunya adalah PT PLN (Persero) UP3 Binjai.

“Kami mempunyai bukti dan data. Artinya bahwa Kejari Langkat menjalin kemitraan yang baik dengan BUMN/BUMD, maupun organisasi atau instansi lainnya,” bebernya.

Pada kesempatan itu juga, Manajer PLN UP3 Binjai Dicky Hiwardi, turut menjelaskan bahwa di PT PLN terdapat beberapa unit induk.

“PT PLN UP3 Binjai masuk dalam tim induk Sumatera Utara, yang didalamnya meliputi Satu Kotamadya dan Lima Kabupaten. Untuk itu, kami sangat membutuhkan kerjasama seperti ini, salahsatunya dengan Kejaksaan Negeri. Sinergitas itu kita lakukan untuk menghindari benturan, seperti pengamanan aset,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, kerjasama ini juga terkait penagihan dan pelaksanaan penertiban jaringan listrik.

“Tujuannya agar kita dalam melakukan pekerjaan, bisa lebih optimal. Kedepannya, kita juga akan berbicara masalah hukum,” tuturnya.

Pria berkacamata ini juga menghimbau kepada para pelanggan, agar tidak melakukan penunggakan pembayaran rekening ataupun melakukan sesuatu hal yang dapat melanggar hukum.

“Bayarlah listrik tepat waktu, sehingga kita tidak melakukan tindakan tegas. Selain itu, jangan melanggar hukum atau melakukan penyalahgunaan aliran listrik. Karena perbuatan itu ada Pidananya. Pihak kami selalu rutin melakukan pengecekan ke rumah pelanggan yang terindikasi melakukannya,” kata Dicky.

Sementara itu, Manajer ULP Stabat, Budi Arwin Zuchry, mengaku sangat terbantu dengan adanya kerjasama tersebut. Bahkan menurutnya, kesepakatan tersebut membuktikan bahwa PLN khususnya ULP Stabat, akan terus termotivasi untuk melayani pelanggannya.

Sebagai penutup kegiatan, pimpinan PT PLN (Persero) UP3 Binjai dan Kajari Langkat, saling bertukar cenderamata, dilanjutkan dengan session foto bersama.

Penulis/Editor : Kemala Utari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here