Manajemen PLN UP3 Rantauprapat yang terdiri dari Afridawati Harahap (MB SAR dan PP), Herman Siahaan (MB Jaringan), Lensa Sembiring (MB Transaksi Energi Listrik) dan Gebyar Pandito (MB Keuangan, SDM, Administrasi), saat mengoperasikan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU)/foto : ist

Onlinesumut-RANTAUPRAPAT : PLN melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rantauprapat pada hari ini, Senin (3/12/2018), meresmikan instalasi Stasiun Penyedia Listrik Umum atau SPLU di Kota Rantauprapat, Kab. Labubanbatu.

Manajer Bagian KSA PLN UP3 Rantau Prapat Gebyar Pandito mengatakan bahwa pembangunan SPLU ini ditujukan kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL), namun tidak menutup kemungkinan bagi semua masyarakat yang hendak menggunakan listrik melalui SPLU tersebut.

“Di Sumatera Utara, saat ini SPLU sudah dapat dijumpai di beberapa kota seperti Medan, Binjai, Lubukpakam dan Gunungsitoli. Dengan dilakukan instalasi di kota Rantauprapat ini, total
SPLU yang terinstalasi adalah 15 untuk Sumatera Utara dan akan terus bertambah” terang Gebyar.

Melalui inovasi ini, katanya, PLN siap mendukung kebutuhan masyarakat untuk menggunakan listrik di ruang publik, termasuk mendorong perekonomian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Saat ini, ada ratusan PKL yang menggunakan listrik di Rantauprapat dan melihat potensi tersebut, PLN menyediakan inovasi agar para pedagang kaki lima dapat menggunakan listrik di ruang publik yang aman dan praktis” harapnya.

Melalui instalasi SPLU per 1 Desember 2018 ini, lanjutnya, PLN berharap setelah memberikan satu layanan, khususnya bagi pelanggan pedagang kaki lima, agar dapat menggunakan listrik PLN secara terukur dan aman sehingga dapat terhindar dari berbagai bahaya penggunaan listrik yang juga dapat merugikan pihak pedagang dan Pemkab Labuhanbatu

Lebih Jaub Gebyar juga menjelaskan, SPLU menjadi produk PLN bagi pelanggan yang ingin menggunakan listrik di ruang publik. Pemanfaatan SPLU dapat digunakan oleh berbagai kebutuhan, mulai dari pengisian daya baterai telepon genggam, penggunaan untuk pedagang kaki lima, sampai kepada pengisian daya kendaraan listrik.

SPLU mengadopsi sistem prabayar. Untuk dapat menggunakan SPLU yang bernama “Beji Lintar” tersebut, masyarakat perlu mengisi pulsa (stroom) kWh meter dengan membeli token listrik melalui Payment Point Online Bank (PPOB), ATM, minimarket, dan lain-lain, dengan menyebutkan ID Pelanggan atau Nomor kWh Meter yang tercantum di SPLU yang akan digunakan.

“Keberadaan SPLU saat ini juga dapat dengan mudah dicari melalui aplikasi Google Maps dengan kata kunci “SPLU PLN”” pungkasnya.

Penulis/Editor : Kemala Utari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here