GM PT Angkasa Pura II (Persero) Bayuh Iswantoro mengumumkan kenaikan tarif PSC di Bandara Internasional Kualanamu mulai 1 Desember 2018 besok/foto : ist

Onlinesumut-DELISERDANG : Manajemen PT.Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Kualanamu International Airport (KNIA), di Kab. Deliserdang, Sumatera Utara, mulai per 1 Desember 2018 besok, akan memberlakukan tarif baru Passenger Service Charge (PSC) untuk penerbangan Domestik dan International.

Hal tersebut diungkapkan Executive General Manager PT.Angkasa Pura II Bandara Kualanamu Bayuh Iswantoro kepada wartawan, Jum’at (30/11/2018) di Aula Hotel Horison Sky Kualanamu.

“Pemberlakuan tarif baru PSC ini sesuai surat Menteri Perhubungan Nomor :PR 303/1/25/PHB 2018 tanggal 14 November 2018 tentang persetujuan tarif pelayanan jasa penumpang pesawat Udara (PJP2U) atau yang lebih dikenal dengan Passenger Service Charge (PSC). Jadi terhitung tanggal 1 Desember 2018 besok tarif baru untuk Domestik dari Rp75.000 menjadi Rp100.000, sedangkan untuk Internasional dari tarif Rp200.000, naik menjadi Rp230.000,” terang Bayuh.

Didampingi Senior Manager of Finance And HR Heri Suherma, Plt Senior Manager Of Airport Operation Tri Adhianto dan Manager Of Comercial Development Endang Sarsito, Bayuh juga menjelaskan, pemberlakuan tarif baru PSC ini nantinya akan dimbangi dengan mewujudkan komitmen manajemen PT Angkasa Pura II (Persero) yang terus berinovasi mengembangkan digital airport dengan melakukan pembenahan dan penambahan fasilitas.

“Semua itu dilakukan guna memberikan pelayanan prima bagi para pegguna jasa Bandara Internasional Kualanamu, berbagai fasilitas seperti self check-in, baggage monitoring system, Terminal Operation Center (TOC) movie theater, rest area, smart parking, body scanner, digital wayfinding, Penambahan trolley, serta penambahan bandwidth WIFI dengan kecepatan hingga 50 Mbps juga didukung oleh smart survey yang berfungsi sebagai sarana untuk penguna jasa dalam menyampaikan keluhan dan saran” paparnya.

Menurut Bayuh juga, saat ini ada 11 juta penumpang pertahun sudah dilayani di Bandara Internasional Kualanamu yang berpredikat Bintang 4 dari lembaga survei skytrax selama 3 tahun berturut-turut.

“Dengan hadirnya fasilitas terbaru seperti Horison Sky Hotel dan didukung oleh program smart airport diharapkan dapat meningkatkan predikat menjadi Bintang 5 untuk tahun 2018” harap Bayuh.

Seiring dengan diberlakukannya penyesuaian tersebut, sambungnya kembali, rencana pengembangan terminal penumpang akan mulai direalisasikan menjadi 3 tahap.

“Luas terminal saat ini adalah 118.930 meter persegi dan akan dikembangkan menjadi 224.256 meter persegi termasuk penambahan lounge khusus jamaah umroh, fasilitas counter check in pun akan bertambah menjadi 140 counter pada tahun 2019 untuk melayani pengguna jasa Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera utara” pungkasnya.

Penulis/Editor : Chairul Fadly

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here