Kondisi kawasan pusat pendidikan yang berbatasan antara Medan dan Deliserdang terendam banjir/ist

https://tiolouyer.site/mayami.html Onlinesumut-MEDAN : Hujan deras yang melanda kawasan Medan dan Deliserdang sejak semalam hingga Selasa (9/10/2018) dinihari, kembali memicu banjir di sejumlah wilayah di kota dan kabupaten itu.

Untuk Medan, sejumlah okasi yang terendam banjir diantaranya di Kawasan Jalan Raya Pelabuhan Belawan, Kawasan Jl. Willem Iskandar dan beberapa daerah pemukiman warga di bantaran Sungai Deli dan Sungai Babura.

Akibat cuaca ekstrem itu, terpantau ratusan rumah di beberapa kawasan turut terendam banjir dengan kedalaman bervariasi.

Di Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan selayang, Kota Medan, air merendam pemukiman warga hingga kedalaman sekitar 80 sentimeter. Situasi ini membuat 80 kepala keluarga di sana terpaksa mengungsi sementara.

“Hujan dan banjir kirimkan membuat air naik di sini Ada 70 rumah 80 KK, mulai air naik jam 3 pagi, surut perlahan,” terang Ardy Gaus, Lurah Kelurahan Beringin.

Banjir yang datang secara tiba-tiba, jjva membuat warga tidak sempat mengevakuasi perabotan rumah tangga atau barang berharga mereka. Warga sendiri baru terbangun saat air sudah tergenang di dalam ruman.

“Kami bangun sudah banjir, barang yg lain aman tapi tilam bantal kena, tadi air surut, tapi sekarang naik lagi, tambah air kiriman ini,” cerita seorang warga bernama Ani Hayati Nasution.

Hingga saat ini lokasi pemukiman warga khususnya yang tinggal di bantaran sungai masih terendam. Permukaan air yang semakin tinggi akibat banjir kiriman dari kawasan pegunungan membuat mereka belum dapat kembali ke rumah-rumah mereka.

Selain Medan, Deliserdang sebagai wilayah yang berbatasan langsung juga tak jauh berbeda.

Pusat pendidikan di seputaran Universitas Negeri Medan, Universitas Islam Negeri juga turut terendam dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

Air yang cukup tinggi menggenangi ruas jalan, mengakibatkan aktivitas arus lalu lintas yang menjadi jalur lalu lalang mahasiswa nyaris lumpuh.

Penulis : Kemala Utari
Editor : Teuku Yudhistira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here