535 views

Forum Pemuda Peduli Nias Akan Gelar Dialog Nasional ‘Efektifkah Dana Desa’

by
Istimewa

Onlinesumut-JAKARTA : Forum Pemuda Peduli Nias (FPPN), akan menggelar dialog berskala nasional sekaligus pengukuhan kepengurusan organisasi tersebut Periode 2018-2022, setelah sebelumnya berhasil melakukan kegiatan Pergelaran Seni Budaya dan Kuliner di Car Free Day di Bundaran HI, pada 4 Maret 2018 lalu.

“Ada beberapa kegiatan positif yang sudah kita lakukan diantaranya pegelaran seni budaya dan kuliner dan ini merupakan salahsatu peran pemuda Nias dalam memperkenalkan budaya Nias agar semakin dikenal diberbagai daerah di Indonesia,” ujar Evan Zebua, Ketua Umum FPPN di Jakarta, Sabtu (5/10/2018).

Menurut Evan bahwa Kegiatan yang ingin dilakukan FPPN kali ini, yaitu Dialog Nasional dengan Tema “ Efektifkah Dana Desa? dengan menghadirkan Eko Putro Sandjojo (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi – RI) sebagai Keynote Speaker dan Heru Prayitno dari Satgas Dana Desa RI beserta Firman Jaya Daeli Mantan Komisi Politik dan Hukum DPR – RI sebagai Speaker.

“Dialog Nasional sekaligus pengkuhan Pengurus Pemuda Peduli Nias periode 2018 – 2022 akan digelar pada Sabtu, 13 Oktober 2018, mulai pukul 13:00 WIB – sampai dengan selesai. Acara dilaksanakan di Ruang Seminar Gedung Djuang lantai 3, Jl. Menteng Raya No 31. Kebon Sirih, Jakarta Pusat,” tutur evan.

Dialog tersebut juga akan diramaikan oleh Owo Voice yang merupakan group paduan suara yang telah bersaing di Festival Internasional.

Evan Zebua juga membeberkan, bahwa kuncuran anggaran APBN kepada masing-masing desa di seluruh Indonesia, perlu dipertanyakan ke pemerintah.

“Topik dialog “Efektifkah Dana Desa” Maksudnya ingin mempertanyakan ke pemerintah sampai seefektif manakah dana desa yg selama ini di gadang gadang sebagai program padat karya” tuturnya.

Ia menilai bahwa miliaran rupiah kucuran anggaran APBN setiap desa sangat menopang perekonomian masyarakat. Namun di sisi lain, anggaran desa sebagaian tidak tepat sasaran.

“Kita tau bahwa dana desa saat ini sangat besar dan sangat cukup untuk membangun desa sekaligus untuk mengangkat ekonomi masyarakat bawah namun pada kenyataannya banyak yang tidak sesuai peruntukannya serta sebagian tidak sampai sasaran,” ungkapnya.

Dialog sekaligus pengukuhan pengurus FPPN tersebut akan dihadiri sekitar 500 peserta, yakni Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Indonesia, organisasi kemahasiswaan, organisasi Nias , utusan desa dari berbagai provinsi, tokoh masyarakat, dan ormas kedaerahan.

Penulis : Edi Zega
Editor : Teuku Yudhistira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *