RSU Grand Medistra Lubukpakam, tempat Abdurahman Mahmun, seorang kafilah asal Provinsi Banten menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan/ist

Onlinesumut-MEDAN : Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke XXVII tahun 2018 di Medan dan Deliserdang, Sumatera Utara, dirundung duka.

Abdurahman Mahmun, seorang kafilah asal Provinsi Banten, yang akan mengikuti kegiatan akbar itu, meninggal dunia sesaat setelah turun dari pesawat di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), Deli Serdang.

Branch Communication and Legal Manajer Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto mengungkapkan, kontingen asal Banten itu tercatat sebagai penumpang Maskapai Sriwijaya dengan nomor penerbangan SJ016 yang tiba di Bandara Kualanamu, Kamis 4 Oktober 2018 malam sekitar pukul 19.00 WIB.

“Pada Pukul 20.15 WIB Kafilah Banten dari terminal kedatangan, bersangkutan mengalami sesak di hulu hati,” terang Wisnu saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (5/10/2018) sore.

Dibantu petugas Avsec dan KPP Bandara Kualanamu, pria berusia 58 tahun itu kemudian langsung merujuk Abdurahman ke Rumahsakit Umum Grand Medistra, di Kota Lubukpakam tak jauh dari Bandara Kualanamu untuk mendapatkan pertolongan dari tim medis.

“Berdasarkan informasi, bersangkutan (Abdurahman Mahmun) meninggal dunia, Jum’at pagi, 5 Oktober 2018, sekitar pukul 07.00 WIB,” ucap Wisnu.

Diungkapkan Wisnu pula, setelah itu, jenazah dipulangkan ke Provinsi Banten ke rumah duka untuk disemayamkan dan di kebumikan oleh pihak keluarga. Pemulangan tersebut, dengan menumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT399 diterbangkan ke CGK.

“Pemulang jenazah dilakukan sore tadi, pada pukul 15.20 WIB melalui Bandara Kualanamu,” pungkas Wisnu.

Penulis : Kemala Utari
Editor : Teuku Yudhistira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here