801 views

Gara-gara Pergantian Ketua, Dua Kelompok Tani di Selambo Bentrok

by
Personel gabungan kepolisian mengamankan beberapa orang yang terlibat bentrokan di Selambo/foto : dly

Onlinesumut-PERCUT : Diduga hanya gara-gara tak terima jabatan sebagai Ketua Kelompok Tani (Koptan) diganti, dua kubu kelompok tani antara pengurus yang baru dan lama terlibat bentrok di Jl Selambo Pembaruan V, Kec Percut Seituan, Deliserdang, Kamis (27/9/2018).

Aksi saling serang antara kedua yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu, berdampak pada rusaknya 4 rumah warga sekitar. Beruntung aksi saling serang yang menggunakan senjata tajam, balok kayu, dan batu tidak ada menelan korban jiwa, setelah pihak personel gabungan dari Sat Sabhara Polrestabes Medan, Polsek Percut Seituan, dan Polsek Patumbak, dengan cepat tiba di lokasi dan mampu meredam situasi.

Sedikitnya, 12 orang yang diduga terlibat dalam bentrokan dan pengerusakan 4 rumah warga berhasil diamankan.

Menurut informasi, bentrokan itu dipicu ketidakpuasan Patar Munthe sebagai Ketua Kelompok Tani Pembaruan atas pencopotannya yang dinilainya sepihak, dan diserahkan kepada Jampi Simamora.

“Situasi tiba-tiba memanas setelah ada salah seorang kurasa (diduga) dari pihak Patar Munte, sehingga disambut oleh orang-orang Jampi Simamora, lalu terjadi kericuhan,” kata warga Selambo.

Dalam bentrokan tersebut, terang warga yang minta namanya tak disebutkan, kelompok Patar Munte merusak 4 unit rumah warga.

Kapolsek Percut Seituan yang turut terjun ke lokasi mengatakan, pasca peristiwa tersebut, pihaknya telah mengamankan 12 orang yang dianggap terlibat dalam bentrokan.

“Sudah diamankan 12 orang dan semuanya sudah dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk diperiksa,” beber Faidil.

Faidil menambahkan, pihaknya masih terus bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi terjadinya bentrok lanjutan atau aksi balasan.

“Tadi kami amankan TKP dan nyisir dan ke 12 diduga tersangka itu kini ditangani lebih lanjut di Polrestabes,” pungkasnya.

Terkait insiden bentrok itu, hingga sore belum adanya keterangan dari masing-masing kelompok. Kabarnya, kedua belah pihak masih mengurus masalah kerusakan dan kerugian maupun adanya anggota yang sempat diamankan, serta menghindari aksi pemicu supaya tak ikut ditangkap polisi.

Penulis : Syahputra
Editor : Teuku Yudhistira

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *