531 views

Gaungkan Pemilu Damai 2019, Ribuan Pabetor Datangi Mapoldasu

by
Kapoldasu Irjen Agus Andrianto bersama Wakapoldasu Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto tampak akrab bersama pabetor saat santap siang bersama sambil duduk di halaman KS Tubun Mapoldasu, usai deklarasi Pemilu Damai 2019/ist

Onlinesumut-MEDAN : Ribuan penarik becak bermotor (Pabetor) yang tergabung di Solidaritas Angkutan Transportasi Umum (SATU) mendatangi Mapolda Sumut, Rabu (26/9/2018) sekitar pukul 09:00 WIB.

Tapi kali ini bukan dalam rangka berunjukrasa, namun kedatangan mereka untuk mendukung aparat kepolisian sekaligus mendeklarasikan Pemilihan Umum (Pemilu) Damai Tahun 2019 mendatang.

Koordinator aksi Johan Merdeka dengan tegas mengatakan, seluruh penarik becak bermotor bersedia mewujudkan persatuan bangsa demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”Kami tidak akan mau dipecah belah,” ucap Johan.

Selanjutnya, dalam deklarasi Pemilu damai Tahun 2019 mendatang, penarik becak bermotor siap menjadi pelopor Mitra Kamtibmas bersama kepolisian.

“Kami Satu siap menjadi penjuru terdepan untuk mewujudkan stabilitas Kamtibmas selama masa Pemilu 2019 dan sepanjang masa,” ungkap Johan menegaskan.

Beberapa saat menggelar mimbar bebas, Kapolda Sumut Irjen Agus Andriato didampingi Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto dan Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut mengucapkan terima kasih kepada seluruh penarik becak bermotor yang turut serta mendukung Pemilu 2019 aman dan damai.

“Kedatangan seluruh penarik becak bermotor untuk mendeklarasikan Pemilu Damai Tahun 2019 mendatang, kita berharap agar elemen-elemen yang lain juga mendukung Pemilu damai, karena tahun 2019 juga diselenggarakan Pemilihan Legislatif maupun Dewan Perwakilan Daerah,” ungkap Agus Andrianto.

Selain itu, Kapolda Sumut mengimbau seluruh penarik becak bermotor dapat mematuhi lalulintas dan menjaga ketertiban lalulintas.

“Saya yakin kemacetan di Kota Medan dapat diatasi dengan kerjasama bersama. Mari abang-abang penarik becak bermotor saling mematuhi lalulintas,” harapnya.

Di lokasi aksi damai itu, para penarik becak bermotor juga sempat berkeluh kesah terkait nasib mereka. Salahsatu keluhan ataupun aspirasi dari parbetor yaitu menyangkut keberadaan angkutan berbasis online dan BPJS Kesehatan.

Mendengar itu, Kapolda Sumut mengatakan akan meminta data-data dari parbetor dan akan dikomunikasikan kepada Pemerintahan daerah, Pemerintah kota maupun Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara.

“Nantinya kita (kepolisian) akan dorong Pemko Medan, Pemkab Deliserdang maupun Pemprovsu melalui dinas sosial agar mendata para penarik becak bermotor. Karena setahu saya BPJS Kesehatan merupakan program pemerintah, nantinya apabila ada yang belum mendapatkan BPJS Kesehatan akan kita dorong agar dapat ya,” pungkasnya.

Penulis : Kemala Utari
Editor : Teuku Yudhistira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *