Pelaku pencurian (buka baju) dalam  kondisi babakbelur usai diamankan dari amuk massa/foto : dly

Рошаль Onlinesumut-PERCUT : M Iqbal Nasution, hanya bisa pasrah saat massa menangkap dan menghajarnya hingga babak belur, di Jl Rajawali Perumnas Mandala, Percut Seituan, Selasa (25/9) dini hari. Pria pengangguran asal Desa Kayu Laut, Kec Penyabungan, Mandailingnatal ini menjadi bulan-bulanan massa, setelah ia ketahuan mencuri uang di kotak amal Masjid Al – Hidayah di Jl Puyuh XII/XIII, Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, Senin, 24 September 2018 siang.

Perbuatan pelaku diketahui warga karena wajahnya sempat terekam Closed Circuit Television (CCTV), saat beraksi.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Faidil Zikri menjelaskan, pelaku diketahui beraksi sekitar puku 11.00 WIB. Pelaku yang tiba di Masjid Al-Hidayah dengan berjalan kaki langsung masuk ke dalam. Melihat situasi sepi, pelaku kemudian menuju kotak amal dan merusak tutupnya dengan menggunakan obeng yang dibawanya.

“Usai tutup kotak amal berhasil dibuka, pelaku kemudian mengambil uang berjumlah Rp180 ribu yang ada di kotak amal itu. Berhasil mendapatkan uang, pelaku langsung kabur,” kata Faidil kepada wartawan, Selasa (25/9/2018) siang.

Pelaku dapat diketahui, sambung Faidil, setelah kejadian, anggota nazir masjid bersama warga membuka rekaman CCTV, yang terpasang disekitaran mesjid. Di rekaman itu, wajah pelaku dangat jelas kelihatan dan warga menandainya.

“Tepatnya Selasa sekira pukul 04.30 WIB, warga yang sedang berjaga malam melihat pelaku sedang melintas di Jl Rajawali, Perumnas Mandala. Melihat itu warga mengejar dan menangkap pelaku,” ujar Faidil.

Warga yang kesal dengan ulah pelaku spontan menghajarnya hingga babak belur. Beruntung personel Percut Seituan yang mendapat informasi cepat tiba di lokasi dan mengamankan pelaku dari warga. Kemudian pelaku berikut barang bukti diboyong ke markas komando guna diproses hukum lebih lanjut.

“Saat diinterogasi, pelaku mengakui bahwa dua minggu sebelumnya ia juga melakukan pencurian uang kotak amal di masjid yang sama. Dan pelaku mengakui uang hasil pencuriannya dibuat untuk makan. Selain pelaku, personel turut mengamankan barang bukti uang sebesar Rp250 ribu dan kotak amal yang dirusak pelaku. Pelaku melanggar pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun kurungan penjara,” terang Faidil.

Penulis : Syahputra
Editor : Teuku Yudhistira 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here