392 views

Hampir 7 Jam Bertahan, Bayi Bermata Satu di Madina Akhirnya Meninggal Dunia

by
Kondisi bayi mata satu dalam perawatan di RSU Panyabungan, Madina sebelum meninggal dunia/ist

Onlinesumut-MADINA : Innalillahi wainnailaihi rojiun. Setelah bertahan hampir selama 7 jam, bayi yang lahir di Kabupaten Mandailingnatal (Madina), Sumatera Utara dalam kondisi tak normal dengan kelainan bermata satu dan tak memiliki hidung, Rabu (13/9/2018) akhirnya meninggal dunia.

Bayi malang itu menghembuskan nafas terakhirnya di RSU Panyabungan yang sebelumnya juga menjadi tempat persalinannya pada pukul 15.30 WIB di hari yang sama.

“Iya tadi malam sudah meninggal  sekitar pukul 22.15 WIB, sesuai perkiraan kita umurnya gak panjang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Madina Syarifuddin Nasution kepada wartawan, Jumat (14/9/2018) pagi.

Terkait kondisi bayi itu, Syarifuddin mengatakan, di samping menderita kelainan pada bagian mata dan hidung, bayi tersebut juga diketahui mengalami kelainan pada organ tubuh bagian dalam.

“Kita perkirakan paru-paru tidak berkembang, denyut jantung juga di bawah seratus dan badan membiru waktu lahir,” terangnya.

Kondisi yang demikian pula, sambungnya, yang menjadi alasan tim medis, bayi kelima dari ibu bernama Surianti tersebut tidak jadi dirujuk ke rumah sakit lain.

“Karena ada kelainan di luar dan organ dalam. Takutnya kita kan di jalan, (meninggal) dan ternyata betul,” ujar Syarifuddin.

Penulis : Kemala Utari
Editor : Teuku Yudhistira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *