569 views

Tolak Pergantian Nama Bandara Silangit, Ratusan Warga Demo Kantor Bupati Taput

by
Suasana aksi Masyarakat Adat Desa Pariksabungan ke kantor Bupati Taput yang menolak pergantian nama Bandara Silangit/ist

Onlinesumut-TAPUT : Pergantian nama Bandar Udara (Bandara) Internasional Silangit menjadi Bandara Raja Sisingamangaraja XII secara tiba-tiba, mulai memantik reaksi.

Sebagai bentuk protes atas kebijakan Kementerian Perhubungan itu, ratusan orang yang mengatasnamakan diri Masyarakat Adat Desa Pariksabungan, Kec Siborongborong, Rabu (12/9/2018) siang sekitar pukul 11.00 WIB, berunjukrasa ke kantor Bupati Tapanuli Utara di Tarutung. Secara tegas, mereka menolak pergantian nama bandara tersebut.

Menurut para demonstran, dalam mempertahankan nama Silangit, sudah sangat banyak darah nenek moyang mereka tertumpah. Kendati demikian, penolakan itu bukan berarti berarti mereka tidak menghargai sosok pahlawan nasional Sisingamangaraja XII. Tapi, atas dasar kisah pahit yang dialami leluhur merekalah, maka nama Silangit sebagai bandara akan dipertahankan sampai titik darah penghabisan.

“Ketika itu, rata-rata kaum laki-laki tewas melawan Belanda. Untuk mempertahankan tanah ini, karena banyaknya darah dan nenek moyang kami tewas disana. Dan dengan putus asa, ketika seorang anak menanyakan dimana ayahnya, ibu-ibu hanya bisa menjawab kepada Tuhanlah kita mengadu, karena hanya salib yang dilangitlah tempat kita mengadu saat ini,” teriak Pangot Simanjuntak, salah seorang pengunjukrasa dalam orasinya.

Sementara Horden Silalahi dalam orasinya, menuntut kepada Wakil Bupati Taput yang yang saat itu menjabat Plt Bupati Taput, Mauliate Simorangkir untuk menjelaskan proses pergantian nama tersebut. Apalagi, selama ini tidak seorang pun masyarakat yang tau persoalan itu sejak awal menjadi wacana.

“Apa dasar pak Mauliate melakukan pergantian nama itu? Harusnya masyarakat atau tokoh adat tau, kenapa diganti dan apa alasannya. Kami tidak pernah tahu kapan itu diganti. Kami mohon pak Mauliate agar keluar menjawab pertanyaan kami ini. Kami tau bapak juga pernah di Lemhanas, makanya kami minta agar bapak gentleman menghadapi masyarakat,” ucapnya sambil mengancam akan menerobos ruangan Plt Bupati Taput Mauliate Simorangkir jika tak juga menemui massa.

Hingga berita ini dirilis, aksi massa menolak pergantian nama Bandara Silangit masih terus berlangsung. Puluhan aparat kepolisian juga masih tampak berjaga melakukan pengamanan di lokasi aksi.

Penulis : Kemala Utari
Editor : Teuku Yudhistira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *