77 views

Onlinesumut-SAMOSIR : Fajar baru saja menyingsing, namun para peserta Gran Fondo New York (GFNY) dari dalam dan luar negeri sudah bersiap di garis start dalam event balap sepeda yang digelar di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Minggu (2/9).

Gerbang masuk ke Tuktuk Siadong, Kec Simanindo menjadi titik start kompetisi pagi itu. Sedikitnya ada 800 pegowes yang turut ambil bagian dalam kegiatan bertaraf internasional tersebut.

Dari total seluruh peserta, 40 persen adalah berasal dari mancanegara seperti Malaysia, Singapura, hingga sejumlah negara di Eropah. Pegowes lokal dari berbagai penjuru tanah air pun tak ketinggalan. Mulai dari Sumut sebagai tuan rumah, Pekanbaru, Kalimantan, Jakarta, Bali hingga Papua.

Didampingi Bupati Banyuwangi Azwar Annas yang turut tampil di podium, persis pukul 06.30 WIB, Bupati Samosir melepas peserta di garis start. Tampak pula hadir Direktur Utama Badan Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo, Ketua GFNY Indonesia Axel Moeller dan beberapa pejabat lainnya.

Begitu bendera start diangkat, para pegowes langsung memacu tunggangannya. Mereka saling berlomba. Adu cepat menyusuri jalan lingkar Samosir.

Berdasarkan data pihak panitia, Amada dua kelas yang diperlombakan dalam GFNY Championship Asia kali ini. Medium Fondo dan Granfondo. Jarak tempuh menjadi pembeda dua kelas itu.

Untuk kelas medium, pegowes akan menempuh jarak 103 km. Sedangkan Granfondo jarakanya sepanjang 142 Km.

Sepanjang perjalanan, para pegowes dihadapkan dengan jalanan datar, tanjakan terjal dan turunan yang cukup memacu adrenalin.

“Untuk persiapan semuanya lancar. Kendalanya hanya hujan tadi malam. Jadi jalanan sempat berdebu. Tapi langsung dibersihkan oleh pihak Pemerintah Kabupaten. Mereka sangat support even ini,” ujar Tene Permatasari, Organizer GFNY Indonesia di sela event.

Sementara, Direktur Utama BPODT Arie Prastmetyo mengatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh kepada GFNY. Karena gelaran bertaraf internasional ini berpeluang mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dia juga mengapreasiasi seluruh panitia yang sudah bekerja keras untuk menyukseskan GFNY.

“Perlu kira tingkatkan lagi. Kalau akan diadakan lagi, akan kita gelar lebih baik. Tapi overall persiapannya sudah bagus,” ujarnya.

Selama perjalanan, para pegowes akan disuguhkan keindahan bentang alam Samosir. Daerah yang dicanangkan menjadi Geopark Kaldera Toba (GKT) itu, memang punya pesona alam yang memukau. Pegowes bisa bersepeda sambil menikmati keindahan Danau Toba dari atas bukit.

Event serupa sebelumnya digelar di Bali. Nantinya para pemenang GFNY akan dibawa ke Negeri Paman Sam, Amerika Serikat, untuk kembali bertanding, bersaing dengan ribuan pegowes roadbike dari seluruh dunia. OS-tari/01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *