76 views

Jadi Otak Pencurian Motor Pacarnya, Pemuda Pengangguran Bersama Komplotannya Digulung Polisi

Onlinesumut-MEDAN : Bagi para wanita, mungkin harus lebih selektif dalam memilih teman dekat pria. Apalagi jika si laki-laki itu pengangguran dan memiliki gelagat jahat hanya untuk mencari keuntungan lewat hubungan asmara itu.

Kasus demikian terungkap ketika petugas Polsek Medan Kota berhasil mengamankan empat pemuda, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jl Halat simpang Jl Laksana persis di warung Bakso Sendang Raos pada Jumat, 10 Agustus 2018 sekitar pukul 16.30 lalu.

Tabir kasus inipun terungkap saat polisi meringkus empat pemuda anggota komplotan masing-masing berinisial KJP
(21) pria pengangguran, penduduk Jl Benteng Hulu, JP (23), pengangguran, warga Jl Pahlawan, DS (20), karyawan warga Jl Pahlawan dan SN (23), pengangguran warga Jl Tangguk Bongkar, Perumnas Mandala.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani bisa diringkus berdasarkan laporan Laila Mufida Sari, pemilik sepeda motor yang tertuang dalam nomor LP/612/VIII/2018/ Sek mdn kota tanggal 10 Agustus 2018 .

Menurut Revi, saat itu korban bersama pacarnya KJP (tersangka) diketahui berboncengan dengan motor jenis Honda Vario BK 6116 AFG tahun 2014 warna biru milik korban, berangkat dari Jl Mukhtar Basri persis di depan kampus UMSU menuju lokasi kejadian.

“Mereka kesana hendak makan bakso tepatnya di warung bakso Sendang Raos,” kata Revi. Saat mereka hendak meninggalkan warung bakso, korban yang merupakan warga Jl Yos Sudarso, Lingkungan IV, Titipan, Kecamatan Medan Deli bersama pacarnya terkejut melihat sepeda motor yang mereka gunakan tidak ada lagi di parkiran.

Lantas, sambung Revi, korban sempat bertanya kepada penjaga parkir, hingga diketahui bahwa pelaku pencurian itu adalah seorang pria. Karena panik, masih dikatakan Revi, korban langsung menelpon keluarganya dan menyatakan kalau sepeda motornya hilang di parkiran.

“Korban langsung buat laporan dan datang ke Polsek Medan Kota bersama sang pacar dan keluarganya,” ujar Revi.

Di hari yang sama, kata Revi, pasca pihaknya menerima laporan korban, personel langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta pemilik warung bakso tersebut mengizinkan untuk melihat dan mengcopy rekaman kamera pengintai CCTV.

“Kita langsung kembali ke Polsek dan meminta kepada korban dan keluarga untuk melihat rekaman tersebut. Mengingat keberadaan cctv mengarah ke areal parkir,” kata mantan Kapolsek Medan Barat ini.

Dari rekaman cctv itu akhirnya terbongkar ternyata korban mengenal pelaku yang membawa kendaraan miliknya.

“Itu teman pacar saya yang bawa kereta saya,” kata Revi meniru perkataan korban saat melihat hasil rekaman kamera pengintai itu. Mengetahui hal tersebut, pria berpangkat melati satu di pundak ini mengatakan, pihaknya langsung menginterogasi KJP, pacar korban .

“Saat itu ia langsung mengaku kalau dia dan dua rekannya sudah menduplikatka kunci kendaraan milik pacarnya jauh hari sebelumnya sebelum mereka melakukan hal itu,” terangnya.

Diakui Revi, personel lantas meminta alamat semua orang yang turut dalam pencurian kendaraan ini. Setelah mengantongi identitas pelaku lainnya, personel langsung bergerak ke objek rekan-rekan tersangka KJL yang berada di Jalan Tangguk Bongkar 10, Gang Sekolah, No 109 Perumnas Mandala.

“Di sini kita amankan satu orang tersangka dengan inisial JP yang sedang tidur saat diamankan. Kita langsung interogasi, dan JP mengatakan kalau motor itu sudah dibawa oleh DS yang merupakan pelaku yang mencuri kendaraan di TKP,” kata Revi.

Masih dikatakan Revi, saat hendak menjual barangbukti, JP bersama tersangka lain yang diketahui inisial N dan DS membawa sepeda motor korban.

“Jadi JP dan DS menggunakan motor korban sementara N mengikuti dari belakang dengan sepeda motor lain,” katanya.

Mereka, kata Revi, menuju Jalan Denai seputaran areal kampung berdekatan dengan Fly Over Amplas. Saat di situ, N menunggu JP menjual sepeda motor tersebut kepada seorang pemuda berinisial A alias DK seharga Rp2,8Juta.

“Namun mereka masih membayar Rp600Ribu. Berdasarkan kesepakatan Minggu (12/8/2018) hari ini sekitar pukul 10.00 wi ,”kata Revi.

Atas kejadian ini, sambung Revi, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti hasil penjualan kendaraan roda dua sebesar Rp550Ribu, dua unit hape android tipe nokia warna hitam dan Oppo warna putih. OS-fer/01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *