1,330 views

Ngogesa Mendadak Didepak, Ahmad Doli Kurnia Jadi Plt Ketua Golkar Sumut

by
SK DPP Partai Golkar terkait pencopotan Ngogesa Sitepu dan menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut/ist

Onlinesumut-MEDAN : Di tengah persiapan dalam menghadapi Pemilu dan Pilpres 2019, DPD Partai Golkar Sumatera Utara mendadak digegerkan dengan keluarnya Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar yang tiba-tiba saja ‘mendepak’ Ngogesa Sitepu dari posisinya sebagai ketua definitif Golkar Sumut dan menunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Dari surat yang sudah beredar luas di masyarakat, dalam SK tertanggal 14 Juli 2018 itu, terlihat langsung bubuhan tanda tangan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Lodewijk F Paulus.

Keputusan itu terlihat mengacu pada 7 aturan terkait Munaslub, keputusan DPP dan peraturan organisasi, kendati masa bakti kepemimpinan Ngogesa baru akan berakhir pada 2020 mendatang.

Khusus untuk peraturan organisasi No PO-15/DPP/GOLKAR/VII/2017 tanggal 31 Juli 2017 tentang penegakan disiplin organisasi, diputuskan tentang penunjukan pelaksana tugas Ketua DPD Partai Golkar Sumut.

Sebagai Plt, dijelaskan pula tugas dan wewenang Ahmad Doli Kurnia diantaranya melakukan konsolidasi internal, menandatangani berkas calon legislatif (caleg) serta diperintahkan untuk menggerakkan roda organisasi jelang tahun politik.

Dijelaskan pula, dengan keluarnya SK tersebut, maka terjadi perubahan nama Ketua pada DPD Partai Golkar Sumut yang tertuang dalam SK DPP Partai Golkar No Kep-300/DPP/Golkar/IV/2018 tanggal 27 April 2018.

Belum ada keterangan resmi dari Ngogesa terkait kisruh hingga akhirnya ia dicopot. Namun sebelumnya kepada wartawan, Korbid Kepartaian DPP Partai Golkar Ibnu Munzir mengisyaratkan bahwa ini menyangkut pencalegan.

“Sampai tadi malam belum ada Golkar Sumut mengajukan nama Caleg, ini bahaya. Makanya DPP bergerak cepat nenunjuk Ahmad Doli Kurnia Tanjung menjadi Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut” ungkap Ibnu di Kantor DPD Partai Golkar Sumut, Jl KH Wahid Hasyim, Medan, Minggu (15/7/2018).

Menurut, bila hal kritis ini tidak segera diatasi, maka tidak akan ada caleg Partai Golkar mulai tingkat Kabupaten/Kota, provinsi hingga pusat yang akan Pemilu 2019.

“Mungkin ada kendala komunikasi makanya lambat” pungkasnya. OS-tari/01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *