Kedua pelaku curanmor Ridwan Hasibuan (26) dan Hotdi Silaban (41) dengan kondisi babak belur dibawa ke Polsek Patumbak. Insert : sepeda motor hasil kejahatan/fery

source link Onlinesumut-MEDAN : Ridwan Hasibuan (26) dan Hotdi Silaban (41), hanya bisa menjerit kesakitan sambil meminta ampun usai tertangkap warga ketika mencoba mencuri sepeda motor Honda Vario, BK 6271 AFL, milik Rissat Ompusunggu (33), yang terparkir di teras rumahnya di Jalan SM Raja, Perumahan Oma Deli Blok C, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (1/7/2018) sekira jam 18.30 wib.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat istri Rissat baru saja pulang berbelanja dengan menaiki motor tersebut. Begitu tiba di rumah, dia pun segera memarkirkan kendaraan roda dua di teras depan rumah tanpa mencabut kunci kontaknya terlebih dulu.

Setelah itu, istri korban langsung pun bergegas masuk ke dalam rumah sambil membawa belanjaannya. Usai meletakkan barang-barang belanjaan, istri Rissat pun keluar untuk mengambil kunci kontak motor yang masih tergantung.

Namun, begitu tiba di depan pintu, bukan main kaget dan panik wanita ini, karena baru saja dia masuk rumah, motornya yang baru diparkirkannya di teras justru sudah raib dalam sekejap.

Dengan diliputi rasa penasaran, korban pun bergegas berlari keluar rumah berharap pelaku masih terlihat.

Ternyata benar, pelaku belum jauh. Dia pun langsung berteriak sekeras-kerasnya meminta tolong kepada para tetangga dan warga.

Teriakan keras itu pun berhasil mengundang para tetangga. Mendengar Korban berteriak meminta tolong, kedua pelaku berusaha lari dan tancap gas ke arah Jalan Nusa Indah, Gang Melati, Dusun II, Pasar 12, Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak.

Sial, kedua pelaku yang sudah gugup mendengar teriakan dari korban, tiba-tiba menabrak seorang anak kecil yang baru pulang dari masjid hingga duet warga Jalan Pasar Merah V, Kecamatan Medan Estate itu terjatuh.

Sempat berusaha melarikan diri, upaya kedua pelaku pun akhirnya kandas setelah warga yang terlanjur sudah berkerumun, langsung meringkus kedua pria itu dan menghakiminya karena menabrak bocah. Kedua pelaku pun hanya bisa pasrah dan nyaris menghadap malaikat maut karena jumlah massa yang melampiaskan emosinya semakin banyak.

Sandi (25), seorang warga sekitar mengatakan, kedua pelaku nyaris tewas akibat dihajar massa. Yang pertama, keduanya diamuk massa lantaran menabrak anak anak. Lalu kemudian disusul warga yang emosi karena keduanya diketahui mencuri motor.
“Rame kali yang menghajar. Kalau nggak cepat polisi datang, aku rasa mati pelaku itu dihajar massa,” ucap Sandi.

Kanitreskrim Polsek Patumbak Iptu Ainul Yaqin SIK saat dikonfirmasi mengamini terjadinya peristiwa itu. Ia juga mengatakan kedua tersangka saat ini masih dalam pemeriksaan petugas guna penyelidikan lebih lanjut.

“Kedua tersangka sudah kita amankan, beserta barang bukti sepeda motor hasil curian, dan saat ini keduanya masih dalam pemeriksaan” sebutnya singkat. OS-fer/01

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here