3,023 views

Kecelakaan Maut Saat Betor Barang Diseruduk Angkot, Satu Orang Tewas

by
Kondisi betor barang dan angkot yang hancur pasca tabrakan hingga menyebabkan satu orang tewas di kawasan Payapasir, Medan Marelan/fery

Onlinesumut-MEDAN : Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Titi Pahlawan, kelurahan Payapasir, Kecamatan Medan Marelan, yang melibatkan becak motor (betor) barang dan angkutan kota (angkot), Selasa (12/6/2018) pagi. Akibat kecelakaan yang terjadi persis di depan sebuah Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU), seorang penumpang becak barang tewas di tempat.

Menurut informasi di lokasi kejadian, peristiwa yang terjadi itu sekitar pukul 05.30 wib itu, akibat ulah ugal-ugalan sopir angkot yang melaju kencang. Sopir yang lepas kendali pun menabrak becak barang yang berpenumpang dua orang hingga hancur berantakan.

Bahkab kondisi korban yang tewas sangat memprihatinkan. Salahsatu kaki korban putus akibat benturan keras.

Kanitlantas Polsek Medan Labuhan Iptu AW Nasution ketika di konfirmasi membenarkan kejadian kecelakaan lalulintas antara becak motor barang tanpa plat nopol dengan angkutan kota Mars trayek 130 bernomor polisi BK 1098 UC itu.

Menurut AW Nasution, pengendara betor barang itu adalah seorang perempuan bernama Dinarki Sinaga (14) berstatus pelajar warga Jalan Pulau Bangka, Lingkungan 3, Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan. Remaja ini mengalami luka robek pada bagian wajah, luka memar di dada dan bengkak pada pergelangan tangan kanan.

“Sedangkan penumpang becak motor lainnya juga seorang wanita bernama Lerindra br Marbun, berusia 45 tahun warga Jalan Pulau Bangka, Lingkungan 3, Pekan Labuhan, Kecamtan Medan Labuhan, mengalami luka dan putus pada kaki bagian sebelah kiri, serta kepala robek atau pecah. Korban ini meninggal dunia di tempat,” terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, angkutan kota maut itu dikemudikan oleh Wilpird Bona Tua Silaban (43) warga jalan Penampungan, Gang Mufakat No 84 Desa Helvetia Timur, Kecamatan Helvetia, Deliserdang. Saat insiden maut itu terjadi, ada 2 orang penumpang kakak beradik di dalam angkot yaitu Yohanes Silaban (17), berstatus pelajar dan Anugrah Silaban (7) murid SD, warga Jalan Penampungan GangMufakat, 84, Desa Helvetia Timur Kecamatan Helvetia, Deliserdang.

Lebih jauh AW menceritakan, kejadian itu berawal saat angkot Mars lin 130 BK 1098 UC yang dikemudikan oleh Wilprid Bona Tua Silaban berjalan dari arah Marelan menuju simpang Jalan Titi Pahlawan. Namun sesampainya di tempat kejadian tepatnya didepan SPBU Nomor. 14.202.146 tiba-tiba dari arah berlawanan becak motor barang yang dikendarai oleh Dinarki Sinaga bersama penumpangnya Lerindra Boru Marbun ini berbelok arah tanpa memperhatikan situasi lalu lintas yang ada didepannya.

“Saat berjalan, becak motor barang tanpa plat tersebut juga tidak menyalakan lampu utama, sehingga terjadilah tabrakan lalin dengan mopen angkot mars line 130 BK 1098 UC, akibat kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut pengengendara becak motor barang tanpa plat ini mengalami luka parah dan penumpangnya mengalami luka-luka dan kaki putus lalu meninggal dunia di tempat” terangnya.

Selanjutnya keduanya dibawa ke Rumahsakit umum Pirngadi Medan.

“Akibat kecelakaan itu juga, kedua kendaraan mengalami Kerusakan da kerugian material betor barang tanpa plat ini ditaksir sekitar Rp2.000.000. Kerusakan angkutan kota mars line 130 BK 1098 UC ditaksir sekitar Rp 1.000.000,” sambungnya.

Ia menambahkan, personel Unit Lalulintas Polsek Medan Labuhan yang mengetahui kejadian ini langsung mendatangi tempat kejadian mengumpulkan keterangan saksi- saksi dan mengamankan serta melancarkan lalu lintas di tempat kejadian perkara .

“Kedua korban kecelakaan ini langsung di bawa petugas unit lalu lintas Polsek Medan Labuhan ke Rumahsakit Pirngadi Medan, termasuk korban yang meninggal dunia untuk diautopsi” tutupnya. OS-fer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *