13,457 views

Rika Dikabarkan Tewas Secara Tragis, Keluarga dan Kerabat Korban Shock

by
Korban Rika Karina alias Huang Lisya semasa hidup/fb

Onlinesumut-MEDAN : Jajaran kepolisian Polsek Medan Barat, Polrestabes Medan hingga Polda Sumatera Utara, masih terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan sadis terhadap gadis cantik Rika Karina alias Huang Lisya, yang jasadnya ditemukan terbungkus di dalam kardus.

Sejumlah saksi juga terus menjalani pemeriksaan intensif termasuk orang-orang terdekat korban, guna menelusuri kasus yang terjadi di saat umat Islam tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

Informasi menyebutkan, selain dihabisi, diketahui pula sejumlah harta benda korban juga raib. Kabarnya, korban kehilangan uang THR yang baru diterimannya sebesar Rp5 juta dan satu unit ponsel merk Vivo V7.

Kini tidak hanya identitas korban saja yang sudah diketahui, polisi juga sudah melacak kediaman keluarga gadis cantik itu.

Ditemui di rumah warisan keluarga (rumah nenek Rika) di Jalan Tangguk Bongkar IX, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, keluarga mengaku mengetahui Rika telah dibunuh setelah polisi mendatangi kediaman mereka.

“Tadi malam (dinihari) sekitar jam 3 pagi kami didatangi polisi. Mereka menunjukan foto, tapi gak begitu jelas,” kata Kartini (54), kakak kandung ibu Rika, saat ditemui, Rabu (6/6/2018) sore.

Sementara, usai menjalani otopsi di RS Bhayangkara Medan, jenazah Rika kini sudah disemayamkan di kediaman keluarganya di Jl Tangguk Bongkar IX tersebut. Direncanakan, korban akan dikebumikan Kamis (7/6/2018) besok.

Saat mendengar kabar pembunuhan itu, Kartini mengaku langsung shock dan sempat jatuh pingsan. Kabar pasti kembali didapat keluarga setelah polisi kembali mendatangi mereka kembali pada Rabu pagi.

“Sekitar jam 8 pagi, polisi datang lagi dan menunjukan foto yang jelas. Kami juga diberitahu bahwa jasad Rika sudah di RS Bhayangkara Medan,” sambung Kartini.

Gadis Baik

Kisah mematian Rika Karina alias Huang Lisya rupanya tak hanya menyisakan kesedihan bagi keluarga. Peristiwa itu turut membuat para tetangga di sekitar rumah duka terkejut.

Di tengah tenda dan kursi-kursi para pelayat, di rumah duka di Jalan Tanggung Bongkar 9, Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, Rabu (6/6/2018) sore, beberapa tetangga menyebut, peristiwa yang menimpa Rika sungguh sadis. Apalagi tetangga mengenalnya sebagai sosok yang sangat ramah dan tak pernah bermasalah.

“Mayatnya gak sempat di bawa ke rumah, langsung ke Masjid. Dia dikenal baik dan ramah bang. Meski menetap di Marelan, tapi beberapa kali datang ke rumah neneknya ini. Kami sering tegur sapa,” puji Bilal, tetangga depan rumah nenek Rika.

Seorang keluarga lainnya bernama Nona (25), juga mengisahkan, sebelum dikabarkan tewas, ia sempat bertemu dengan gadis baik itu di tempat kerjanya di Gudang Kosmetik di Plaza Millenium, Jalan Kapten Muslim. Nona mengatakan, dia tak melihat ada masalah di raut wajah Rika.

“Saya ngobrol sama dia mulai jam 5 sore hingga jam 10 malam sebelum dia pulang kerja. Kalau masalah pribadi gak ada, paling masalah pekerjaannya dengan orang baru. Dia juga sempat mengeluh sakit perut karena habis makan mie,” beber kakak ipar Rika itu.

Rika juga disebut sempat mengutarakan keinginannya untuk membelikan baju baru untuk hari raya buat adik-adiknya.

“Dua hari sebelum meninggal, dia bilang kalau dapat THR mau beli baju adik-adiknya lebaran. Saya mau diajak ke pajak beli bajunya. Dia bilang, ‘Nanti sama uwak kita ke pajak’,” kenang Kartini, kakak kandung ibunda (uwak) Rika.

“Sebelum meninggal, pun dia masih jumpa dengan menantu adik saya si Nona. Baik kali dia dengan keluarga,” imbuhnya. OS-fer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *