16,066 views

2 Peluru Petugas Akhiri Pelarian Iwan Kincit si Pembakar Kekasihnya

by
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis menghadirkan tersangka Purwanto alias Iwan Kincit (duduk di kursi roda) dalam paparan dengan hadapan wartawan di Mapolres/fer

Onlinesumut-MEDAN : Berakhir sudah pelarian Irwanto alias Iwan Kincit (35). Duda satu anak yang diburon sejak sepekan lalu, tak mampu lagi berkutik, setelah dua butir peluru petugas gabungan Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan, disarangkan petugas di kakinya, sebagai imbalan atas perbuatan kejinya, membakar hidup-hidup DAL alias LI, kekasihnya yang masih berusia belia.

Menurut informasi, tersangka disergap petugas di bawah pimpinan Kasubdit III/Jahtanras Poldasu AKBP Maringan Simanjuntak di lokasi persembunyiannya di kawasan Gaperta, Medan Helvetia, Senin, 7 Mei 2018.

“Atas kerja keras tim terpadu Polda Sumut, akhirnya tersangka pelaku pembakaran terhadap korban yang masih dibawah umur, berhasil diamankan Senin lalu,” ungkap Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kasat Reskrim AKP Yayang Rizki Pratama dan Kabag Ren Kompol Eddie Supriyanto, Rabu (16/5/2018) sore.

Dari hasil interogasi penyidik, kata Ikhwan, diketahui bahwa motifnya karena tersangka cemburu terhadap sang kekasih yang terlihat sedang bersama lelaki lain.

“Malam itu, menurut pengakuan tersangka, dirinya melihat korban jalan bersama lelaki lain. Sehingga menyulut api cemburu dalam dirinya, malam itu juga ia menghampiri korban dan menyuruh temannya Mohan untuk membeli bahan bakar minyak jenis pertalite di warung. Saat itulah tersangka membakar korban yang sebelumnya menyiraminya menggunakan minyak pertalite tersebut,” bebernya.

Masih kata perwira berpangkat dua melati emas dipundaknya ini, tersangka terpaksa dilumpuhkan karena mencoba kabur dan melakukan perlawanan terhadap petugas.

“Sempat melawan dan melarikan diri, setelah petugas memberikan tembakan peringatan ke udara dan tidak diindahkan oleh tersangka, akhirnya petugas memberikan tembakan terarah dan terukur dengan melumpuhkan korban dibagian kaki sebelah kanannya. Saat itu pula tersangka dilarikan ke RS. TNI Angkatan Laut Belawan untuk mendapatkan perawatan intensif,” tegasnya.

Petugas berhasil menyita barang bukti berupa 1 buah pigura hiasan dinding gambar buah-buahan yang sebagian terbakar, 1 botol Aqua besar bekas isi minyak pertalite yang sudah terbakar, 1 potong celana panjang warna biru yang sebagian terbakar, 1 potong baju kaos perempuan lengan pendek warna kuning bekas terbakar, 1 potong BH perempuan warna putih, serta 1 potong celana dalam perempuan warna putih.

“Tersangka dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 187 ayat (2) KUHP Jo Pasal 80 ayat (2) Jo pasal 76 huruf c undang-undang No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman untuk pasal pembakaran maksimal 12 tahun dan untuk kekerasan terhadap anak dibawah umur 5 tahun” pungkasnya.

Saat ini korban masih dalam proses perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar serius di sekujur tubuh. OS-fer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *