Onlinesumut-MEDAN : Pendukung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, akan mendeklarasikan dukungan mereka terhadap pasangan Joko Widodo sebagai Presiden dan Cak Imin sebagai Wakil Presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

Ketua Partai Kebangkitan Nadhlatul Ulama (PKNU) Sumatera Utara Ikhyar Velayati Harahap mengatakan, keberhasilan program pembangunan yang dilakukan Presiden Jokowi akan terinterupsi jika sampai Jokowi kalah dalam Pilpres 2019.

Diprediksi, sentimen keagamaan dan politik identitas akan tetap digunakan sebagai senjata utama kelompok intoleran dan anti kebhinnekaan untuk menggerus popularitas dan elektablitas Jokowi menuju dua periode.

“Jika ini terjadi, maka rakyat Indonesia dan khususnya umat Islam yang berpaham Ahlusunnah Wal jamaah akan merasakan dampak mundur pembangunan. Selain itu radikalisme dan intoleransi yang saat ini semakin menguat akan menjadi ancaman nyata bagi tegaknya NKRI yang telah diperjuangkan para ulama dan pendiri NU,” kata Ikhyar, Jumat (26/1/2018)

Untuk itu, koalisi dan aliansi antara kaum nahdliyin dan elemen nasionalis menjadi mutlak dalam Pilpres 2019 demi tegaknya NKRI dan keberlanjutan program Nawacita Presiden Jokowi.

Ikhyar yang juga menjabat Ketua Aliansi Santri-Nasionalis Sumatera Utara ( ASN SUMUT) itu turut mengatakan, Nahdlatul Ulama dan Kaum Nahdiyyin yang merupakan organisasi Islam moderat terbesar di Indonesia harus bekerjasama dan bersekutu dengan kaum nasionalis untuk menegakkan NKRI dan menyebarkan Islam yang moderat dan damai.

Mengacu pada kondisi itu, sambung Ikhyar, pihaknya yang tergabung dalam ASN-Sumut mendukung dan mendorong agar stakeholder politik di tingkat nasional memberikan mandat dan mendorong Ketua Umum PKB, Cak Imin untuk mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019.

“ASN-Sumut juga akan mendeklarasikan pasangan Jokowi-Cak Imin pada Kamis 1 Februari 2018 di Madani Hotel. Deklarasi akan diisi diskusi sejumlah tokoh partai, BKPRMI, tokoh agama dan elemen mahasiswa,” kata Ikhyar yang didampingi Sekretaris ASN-Sumut Ir M Erwin Siregar.

Disinggung kenapa harus Cak Imin, Ikhyar mengatakan Muhaimin Iskandar yang juga Presiden Santri se-dunia merupakan seorang ketua partai yang berasal dari keluarga besar Nahdliyin.

“Cak Imin merupakan orang yang menjunjung tinggi keberagaman dan kebhinekaan yang sesuai dengan visi misi Nawacita Presiden Jokowi,” kata Ikhyar.

Aspek Suara Partai

Menurutnya, perpaduan antara Jokowi dengan Muhaimin Iskandar akan melahirkan kekuatan poros Nasionalis-Nahdliyin yang bisa menjaga tegaknya NKRI dan membawa Indonesia menjadi adil dan makmur.

“Dalam sejarah berdirinya NKRI, jika dua arus besar antara nasionalis dan Nahdiyin yang berpaham Ahlusunnah waljama’ah menyatu, menghasilkan resolusi jihad yang mampu mengusir kolonialisme hengkang dari Bumi Nusantara,” imbuh Ikhyar.

Muhaimin Iskandar merupakan representasi dari sosok Nahdliyin yang aktif memperjuangkan nasib para petani, nelayan dan juga penyambung aspirasi sosial ekonomi di tingkat pedesaan.

“Muhaimin Iskandar sebagai sosok anak muda yang relegius yang pluralis dan menjunjung tinggi keberagaman dan kebhinekaan serta dipercaya para Alim Ulama dan Kyai Sepuh layak bersanding dengan Jokowi yang belakangan ini kerap digoyang isu SARA,” kata Ikhyar.

Ikhyar juga menegaskan Muhaimin Iskandar merupakan tokoh yang populis di kalangan Nahdliyin yang berada di bawah payung Nahdlatul Ulama (NU).

Sehingga, sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia memiliki basis massa yang besar dan jelas sampai tingkat arus bawah.

“Tidak kalah pentingnya adalah berpadunya kedua tokoh ini akan menjamin pembangunan yang merata terutama di Sumatera Utara dan Indonesia bagian timur yang harus terus dilanjutkan agar tidak terlalu jauh tertinggal dari kawasan lainnya di Indonesia,” tandas Ikhyar.

Dari aspek suara partai, sambung Ikhyar, bahwa perolehan suara Partai Islam PKB melampaui suara PAN dan PPP. Sehingga menjadi rasional bahwa Muhaimin Iskandar lebih diterima secara politik oleh koalisi maupun umat Islam.

“Selain itu, loyalitas PKB sudah teruji kepada Presiden Jokowi, sehingga kelanggengan pemerintahan akan berjalan secara sempurna,” tukas Ikhyar. OS-04

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here