Onlinesumut-Medan : Suksesi gubernur Sumatera Utara baru akan digelar tahun depan. Namun eskalasi politik jelang perhelatan akbar itu, mulai menghangat.

Sejumlah bakal calon juga mulai tak malu-malu lagi mengenalkan dirinya kepada khalayak. Mulai dari tokoh politik, petahana (incumbent), pengusaha, kepala daerah di kabupaten kota, militer, mantan petinggi Polri hingga ke kalangan muda terlihat unjuk gigi.

Maka tak berlebihan jika Pilkada Sumut 2018 nanti dikatakan sebagai salahsatu pesta demokrasi paling semarak. Karena meski setahun lagi, para bakal calon itu kini mulai tampil menarik perhatian masyarakat dengan berbagai trik menarik.

Lantas, berbagai tanggapan muncul menyangkut situasi politik saat ini. Termasuk berbagai harapan didalamnya.

Salah satunya diungkapkan Ketua Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) M Rahmaddianshah SH. Diakuinya, Pilkada sumut kali ini memang berbeda dari sebelumnya.

“Boleh dikatakan bahwa kali ini lebih berbeda. Semua orang khususnya para kandidat sepertinya menyambut dengan euforia. Kita lihat saja dimana-mana bisa dengan mudah kita lihat setiap bakal calon sudah tampil lewat baliho yang mereka gelar di setiap sudut provinsi ini, mulai dari perbatasan aceh, perbatasan riau dan perbatasan sumbar” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (22/7).

Dengan hal itu, lanjut Dian, semua hendaknya juga sejalan dengan kedewasaan berpolitik para bakal calon dan pendukungnya.

“Artinya apa, apapun yang terjadi dan apapun hasilnya, nantinya bisa benar-benar menghasilkan sebuah produk yang demokratis. Saya sebagai ketua organisasi yang mewakili siswa, pelajar dan mahasiswa yang notabane pemilih pemula mengingatkan, Ini harus menjadi tekad bersama setiap calon. ia berharap, apapun yang terjadi nanti, pilkada nanti harus tertib, damai dan demokratis” tegasnya

Menanggapi tentang setiap bakal calon (balon) gubsu yang muncul saat ini, alumnus Fakultas Hukum UMSU ini mengaku memiliki penilaian objektif yang diyakininya mampu membawa Sumut ke arah lebih baik di masa mendatang.

Menurutnya, semua kandidat yang muncul cukup bagus dan memiliki visi untuk kerakyatan. Tetapi tentunya, semua kembali kepada masyarakat untuk menjatuhkan pilihannya.

“Kalau berdasarkan asumsi saya mewakili kaum muda, masyarakat khususnya pemilih pemilih pemula, dalam memilih calonnya nanti pasti tidak muluk-muluk. Kita mau wajah baru yang memimpin provinsi ini. Muda dan enerjik” tandasnya.

Di samping itu, Dian berharap calon yang akan membawa perbaikan di Sumut nantinya adalah sosok yang belum tercemar dengan segala urusan politik atau yang terindikasi terlibat korupsi dan narkoba.

“Harus ada calon alternatif yang bakal menjadi kuda hitam nantinya. Kita yakin sosok yang belum terkontaminasi dengan segala urusan politik apalagi yang memiliki tekad untuk membangun, peduli rakyat dan tegas memberantas korupsi dan narkoba, bakal mendapat tempat di hati masyarakat untuk dimenangkan. Intinya harus muda, berakhlak dan bermartabat” urainya.

“Dan pada akhirnya Saya berharap pesta demokrasi sumut berjalan lancar, adil dan transparan nantinya. Sapma PP sumut Siap mengawal pesta demokrasi” tutup Dian. (**/Yan)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here