Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Mayor (Kes) dr Whiko Irwan D SpB/foto : repro

Onlinesumut-MEDAN : Diduga akibat tidak adanya disiplin dan kepedulian masyarakat atas wabah Covid-19, membuat penyebaran virus mematikan itu terus meluas di Sumatera Utara.

Akibatnya, trend buruk pun terjadi. Tercatat hingga hari ini, Senin, 11 Mei 2020, kembali lonjakan tinggi sebanyak 17 orang pasien yang dinyatakan positif Covid-19, baik pengecekan lewat metode Rapid Test atau pun PCR.

Terkait kenaikan yang cukup signifikan itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, Mayor (Kes) dr Whiko Irwan D SpB dalam siaran youtube di Channe Humas Sumut, Senin sore (11/05/2020).

“Per hari ini Senin, terjadi pertambahan 17 orang pasien positif terinfeksi covid-19. Artinya dari jumlah 179 pada Senin kemarin, kini jumlah total pasien positif covid-19 di Sumut menjadi 196 orang,” papar Whiko.

Dokter berlatar belakang TNI itu juga merinci, 17 orang pasien positif covid-19 yang bertambah itu, yakni dari Medan 8 orang menjadi 140, Deli Serdang 2 orang menjadi 22 orang, Toba 1 orang menjadi 2 orang dan kasus baru di Langkat 1 orang serta 5 orang yang domisilinya belum diketahui sejauh ini.

“Dari 196 pasien positif covid-19 itu, sebanyak 24 orang di antaranya meninggal dunia, 48 orang sembuh dan 124 orang dirawat di rumah sakit. Jumlah yang meninggal dan yang sembuh tidak ada perubahan hingga hari ini,” sebut Whiko.

Sedangkan untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat juga bertambah 2 orang sehingga menjadi 151 orang.

Sementara, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) berkurang 2 orang, yakni dari 637 orang pada Minggu sore, menjadi 635 orang pada Senin sore. Penurunan itu karena mereka sudah selesai menjalani masa karantina.

Lebih jauh Whiko Irwan mengatakan pertambahan pasien covid-19 itu, semakin membuat tugas para tenaga medis semakin berat. Untuk itulah, sangat ditekankan agar protokol pencegahan covid-19, bisandilakukan semua pihak secara ketat.

“Banyak sudah bukti orang yang tidak merasakan gejala, namun saat diperiksa, dinyatakan positif terinfeksi covid-19. Untuk itu, warga Sumut harus tetap waspasa dan disiplin dalam melindungi diri dan keluarga dari penularan virus corona,” imbaunya.

Dikatakan Whiko lagi, virus corona akan semakin sulit dibasmi kalau dengan mudah menemukan inangnya yang baru. Siapa mereka?, adalah orang-orang yang tidak taat pencegahan, antara lain mereka yang tidak pakai masker dan yang tidak menjaga jarak.

“Dan di dalam tubuh penderita baru itu, virus corona akan memperbanyak diri dan akan menularkan kembali kepada orang-orang disekitarnya. “Bila rantai ini berjalan terus, maka pandemi covid-19 tidak akan berakhir,” pungkas Whiko.

Penulis/Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here