Sekretaris Satpol PP Medan Rahmat Harahap mengimbau pengunjung Plaza Medan Fair agar membawa pulang anaknya guna menghindari penyebaran Covid-19/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Menindaklanjuti surat edaran Plt Walikota Medan tentang antisipasi pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat melakukan sosialisasi kepada anak-anak sekolah maupun orangtua yang berada di luar rumah atau pusat keramaian, Kamis (19/3/2020).

Pantauan di lokasi, usai menggelar apel di pelataran parkir pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair yang dipimpin Sekretaris Satpol PP Medan Rahmat Harahap, seluruh petugas langsung disebar.

Terbagi dalam 4 tim, fokus kegiatan itu tersebar di beberapa titik. Antara lain Plaza Plaza Medan Fair dan Berastagi Supermarket di Jl.Gatot Subroto, Manhattan Times Square dan Ringroad City Walks. Kemudian Pasar Petisah dan Plaza Millenium. Selain itu warnet-warnet yang ada di sekitaran Kota Medan juga menjadi sasaran.

Kepada setiap pengunjung khususnya orangtua yang membawa anak, Sekretaris Satpol PP memberikan arahan sekaligus sosialisasi serta mengimbau masyarakat yang anak-anaknya masih berada di luar rumah atau di pusat keramaian untuk segera pulang ke rumah guna mencegah meluasnya wabah Virus Corona.

Dijelaskan Rahmat, saat ini Pemko Medan memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat yang masih berada di tempat-tempat keramaian, agar mengurangi aktivitas diluar rumah. Jika tidak ada kesadaran dari diri sendiri, bagaimana virus corona ini akan segera berakhir.

“Hari ini kita hanya memberikan sosialisasi dan imbauan tanpa adanya sanksi yang diberikan. Ini kami lakukan meneruskan dari keputusan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution Msi agar anak-anak belajar di rumah, bukan malah keluar ke tempat-tempat keramaian,” jelas Rahmat.

Lebih jauh Rahmat mengungkapkan, dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa siswa dan mahasiswa mulai diliburkan sejak tanggal 17 hingga 30 Maret, untuk melakukan proses kegiatan belajar di rumah melalui e-learning (belajar online) dengan menggunakan WhatsApp grup mata pelajaran, rumah belajar, ruang guru, dan atau jenis pembelajaran online lainnya, tentunya dengan bimbingan orang tua.

“Seperti yang ada di surat edaran tersebut, para siswa dan mahasiswa diminta agar memulai belajar dirumah. Pembelajaran tersebut dapat dilakukan melalui e-learning dan tentunya dengan pengawasan dan bimbingan dari orang tua,” pungkasnya.

Editor : Van Lubis/ril

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here