Pintu kelas dan Kantor Guru SDN 076100 Mombawa Oladano tampak disegel dan dipalang masyarakat sebagai bentuk penolakan penempatan Kepsek yang baru/foto : Hasan

Onlinesumut-NIAS SELATAN : Sejumlah orangtua siswa bersama tokoh masyarakat menolak penempatan Hartatina Zai S Pd sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) baru di SDN 076100 Mombawa Oladano, Kec. Huruna, Kab. Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara.

Pantauan wartawan di lapangan, sebagai wujud penolakan itu pula, pintu kelas siswa dan kantor guru pun mereka segel dengan dipalang pakai kayu, Jum’at (14/2/2020).

“Kami tidak menyukai perilaku Kepsek tersebut, yang diduga selalu memanipulasi data siswa, dana BSM/PIP dan begitu juga dana pembangunan sekolah,” teriak Desman Giawa dan dibenarkan oleh orangtua siswa lainnya.

Untuk itu, Desman meminta Dinas Pendidikan Nisel segera meninjau kembali penempatan Hartatina Zai S Pd sebagai Kepsek di SDN 076100 Mombawa Oladano. Kerena, sebelumnya Kepsek tersebut sudah beberapa kali melakukan pelanggaran pada saat menjabat sebagai Kepsek di Mombawa Oladano.

Sedangkan tokoh Masyarakat Huruna Yurisman Laia mengatakan, para orangtua siswa bersama tokoh masyarakat setempat sudah berulangkali menyurati dinas terkait atas penolakan Kepsek tersebut. Namun, hingga kini belum ada respon sehingga memicu emosi masyarakat sampai akhirnya mereka menutup semua pintu ruang.

“Apa.yang disampaikan oleh para orangtua siswa itu benar adanya. Semenjak Hartatina Zai tidak menjabat sebagai Kepsek di SDN Mombawa Oladano para siswa dan orang tua siswa merasa nyaman. Kini emosi masyarakat kembali meluap karena Kepsek tersebut kembali di tugaskan di SDN Mombawa Oladano,” katanya.

Melalui media ini, sambngnya, mereka berharap Bupati Nisel mendengarkan permintaan orang tua siswa tersebut dan menunjuk tim dialog untuk mencari tahu pokok permasalahnya. Kemudian menindak tegas oknum ASN yang mengusulkan kembali Hartatina Zai sebagai Kepsek di Mombawa Oladano, harapnya.

Penulis : Hasan Hia
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here