Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Pakpak Bharat H Pardungan Capah saat dikonfirmasi dikantornya/foto : dem

Onlinesumut-PAKPAK BHARAT : Rekrutmen Penyuluh Agama Tahun 2019 yang dilakukan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara diterpa isu tak sedap.

Untuk bisa lolos menjadi petugas penyuluh agama, oknum tertentu kabaranya melakukan pungutan liar (pungli) terhadap peserta.

Namun isu yang kini sudah beredar luas di masyarakat, cepat-cepat dibantah pihak Kementerian Agama Pakpak Bharat.

Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Pakpak Bharat H Pardungan Capah menjelaskan, sebanyak 56 orang penyuluh agama Islam adalah hasil seleksi dengan dua kategori yaitu kemampuan dalam pendidikan Islam dan pengetahuan umum, yang dilakukan oleh kantor Kemenag kabupaten.

“Setah itu baru dilanjutkan ke Kemenag wilayah untuk pembuatan Surat Keputusan (SK). Hal itu disesuaikan dengan KMA 769 tahun 2018 tentang perekrutan penyuluh agama. Jadi, saya H. Pardungan Capah, MM Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Pakpak Bharat sekaligus tim perekrutan dan seleksi penyuluh agama Islam, menyatakan tidak ada pungli atau uang pelicin dalam urusan ini,” tampiknya saat ditemui diruangkerjanya, Kamis, 13 Februari 2020.

Lebih lanjut dijelaskannya, penyuluh agama juga diwajibkan mengikuti aturan, termasuk diantaranya tidak diperbolehkan merangkap jabatan.

“Jika penyuluh terbukti rangkap jabatan maka kita akan menindak dengan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk memilih salah satunya,” tegasnya.

Terkait dengan isu di tengah masyarakat terkait adanya uang pelicin yang bersandi “Mengikuti Sistem”, Kasi Bimas juga menjelaskan bahwa itu bukan mengarah ke uang pelicin atau pungutan liar.

“Akan tetapi hal itu mengarah ke materi yang diujikan dimana yang bersangkutan harus mencapai Passing Grade sebagaimana telah ditentukan dibagi dengan dua tahap, yaitu ilmu Keislaman dan pengetahuan umum,” pungkas Capah.

Penulis : Dem
Editor : Teuku

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here