Kedua tersangka diapit petugas setelah digelandang ke markas Satresnarkoba Polres Tanjungbalai/foto : ist

Onlinesumut-TANJUNGBALAI : Kolaborasi dua pria parobaya berlatar belakang peofesi berbeda ini memang tidak pantas dicontoh. Karena bukannya membangun bisnis di jalan yang benar, keduanya justru duet menjadi bandar narkoba.

Tapi sial, setelah beberapa kali meraup untung besar, sepak terjang keduanya terhenti setelah dibekuk Timsus Narkoba Polres Tanjungbalai. Barang bukti sabu seberat 100 gram pun cukup bagi polisi untuk menjebloskan mereka ke balik jeruji besi.

Data dari pihak Polres Tanjungbalai, keduanya adalah Lukman Hakim (42), seorang nelayan yang berdomisili di
Jl. Satria, Kel. Muara Sentosa, Kec. Sei Tualangraso dan Junaidi (42), wiraswasta yang bermukim di Jl. Putri Bungsu, Kel TV Kota IV, Kec. Tanjung Balai Utara.

Seluruh barang bukti yang disita dari tangan kedua bandar sabu/foto : ist

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira mengungkapkan, keduanya diringkus Kamis malam, 13 Februari 2020, sekitar pukul 23.30 WIB.

“Keduanya diamankan Timsus Narkoba di kawasan Jl. Lingkar Siporipori, SMP VIII Lingkungan V, Kel. Kapias Pulau Buaya, Kec. Teluknibung, Kota Tanjungbalai,” tegas Putu Yudha, Jum’at (14/2/2020).

Dijelaskan Putu, penangkapan terhadap kedua tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengatakan bahwa di sebuah rumah di sekitar TKP, kerap menjadi lokasi transaksi narkoba jenis sabu.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, Timsus Narkoba melakukan penyelidikan dan hasilnya informasi tersebut benar adanya dan begitu tiba di lokasi, petugas langsung menyergap kedua tersangka,” urai mantan Kasatreskrim Polrestabes Medan itu.

Putu juga menerangkan bahwa tersangka
Lukman Hakim lebih dahulu diamankan ketika sedang duduk di teras rumah. Kemudian, ketika dilakukan pengeledahan di dalam Rumah, giliran tersangka Junaidi yang diamankan saat berada di ruang tamu beserta barang bukti 2 bungkus plastik klip transparan berisi sabu yang terletak diatas meja ruang tamu tersebut.

“Dari hasil interogasi petugas, kedua tersangka tersebut menerangkan bahwa Barang Bukti Barkotika yang diduga Sabu tersebut adalah milik mereka,” tutur Putu.

Sementara, selain 100 gram sabu, dari penggerebekan itu Timsus Narkoba juga menyita barang bukti lain berupa 3 unit ponsel dan 2 dompet

“Keduanya kami jerat dengan Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang No 35 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” pungkasnya.

Penulis/Editor : Yudis

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here