Ilustrasi

Onlinesumut-MEDAN : Jacky, pria WN Filiphina, yang merupakan kru Kapal Sun Shine berbendera Panama, saat akan berlayar menuju Qatar dikabarkan tewas saat berlayar di Perairan Indonesia.

Pria 30 tahun dengan No. Paspor P5098023A itu dikabarkan menghembuskan nafas terakhir pada Minggu, 9 Februari 2020 sekitar pukul 23.30 WIB. Diduga kuat, korban yang sebelumnya sempat singgah di Singapura, tewas setelah terjangkit Virus Corona.

Pusdokkes Polri dalam keterangan tertulisnya yang dirilis kepada media, Senin (10/2/2020) menjelaskan, informasi terkait kasus ini diawali pada pukul 19.00 WIB, ketika Kapal Sun Shine yang baru keluar dari Perairan Singapura dan sempat sandar di Pelabuhan Batam Provinsi Kepulauan Riau berbendera Panama tujuan Qatar, sesuai tangkapan radar kembali berlayar dan diketahui berada di kawasan perairan Belawan.

Ketika itu kapal tersebut mengirimkan signal Medical Evacuation kepada pihak Poskamla TNI-AL Belawan dikarenakan adanya 1 orang kru yang mengalami sakit demam tinggi, sehingga butuh penanganan medis segera.

Selanjutnya, Poskamla TNI-AL Belawan menginformasikan kepada Poskamla TNI-AL Pangkalan Susu dan Kantor Syahbandaran dan Otoritas (KSO) Pelabuhan Kelas IV Pangkalan Susu untuk melakukan proses evakuasi mengingat lokasi Kapal Sun Shine lebih dekat dengan perairan Langkat.

Sekitar pukul 21.30 WIB dilaksanakan proses evakuasi terhadap Kapal Sun Shine oleh tim gabungan yang terdiri dari Tim Kesehatan Pertamina Pangkalan Susu, Poskamla TNI-AL Pangkalan Susu, Satpolair Polres Langkat dan Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Pangkalan Susu dengan menggunakan kapal bots Martha Channel milik Pertamina Pangkalan Susu dengan Nahkoda Nurul Fajrin Hasibuan dan 8 orang ABK.

Diperkirakan pada Minggu dinihari, 10 Februari 2020 pukul 01.00 WIB rombongan tim evakuasi telah tiba di Pelabuhan Pangkalan Susu Hingga pukul 23.40 WIB di depan Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Pangkalan Susu, telah stand by tim kesehatan yang sedang menunggu datangnya tim evakuasi.

Adapun nama-nama personel diantaranya dr. Syafruddin (Tim Karantina), dr. Herlina Hutapea (Tim Karantina), Gamal Sembiring (Kantor Syahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Pangkalan Susu), AKP Ilham, S.Sos (Kapolsek Pangkalan Susu) dan Serda Nuariadi (Babinsa).

Hasil koordinasi dengan Sekretaris Dinas Kesehatan Kab. Langkat HM Anshari, S.KM., M.Kes diperoleh informasi pada saat dilakukan pertolongan pertama oleh tim evakuasi, kondisi WNA tersebut sedang kritis.

Kemudian pada pukul 23.30 WIB, WNA kru Kapal Sun Shine tersebut telah dinyatakan meninggal dunia. Sementara, belum diketahui penyebab meninggalnya karena masih menunggu hasil rekam medis.

Direncanakan jenazah akan dibawa di Rumas Sakit Pertamina Pangkalan Brandan Jl. Wahidin, Pangkalan Brandan Kel. Sei Bilah, Kec. Sei Lepan Kab. Langkat.

Kemudian, hingga pukul 23.40 WIB tim kesehatan dari Pertamina Pangkalan Susu, Dinkes Kab. Langkat, personil TNI dan Polri telah standy by di KSO Pelabuhan Kel. IV Pangkalan Susu untuk menunggu kedatangan tim yang mengevakuasi WNA Crew Kapal Sun Shine. Adapun dalam penanganannnya, telah disiapkan Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan untuk obeservasi dan apabila dinyatakan suspect corona akan dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik, Medan.

Editor : Yudis/ril

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here