Kapoldasu Irjen Martuani Sormin memaparkan kasus begal yang diungkap Polres Belawan/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Tak ada kompromi bagi pelaku begal yang kini sudah sangat meresahkan warga Kota Medan. Hal itu agaknya yang dilakukan jajaran Polda Sumatera Utara dalam memberantas kejahatan jalanan itu.

Pembuktian itu ditunjukkan Polres Pelabuhan Belawan yang menembak 2 pelaku begal yang terkenal sadis dalam setiap aksinya. Bahkan salahsatu pelaku akhirnya meregang nyawa setelah mencoba melakukan perlawanan.

Kasus tersebut diungkapkan Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin dalam paparan dihadapan wartawan yang digelar di RS Bhayangkara, Jl. KH Wahid Hasyim, Medan, Senin (13/1/2020).

Didampingi Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP MR Dayan dan PJU Polda Sumut, Martuani Sormin menyebutkan, kedua pelaku yakni Abnansyah dan Kevin.

“Untuk tersangka Abnansyah sebelumnya disergap di Jalan Amal. Namun tersangka melakukan perlawanan dan mencoba menyerang petugas dengan menggunakan parang hingga terpaksa dilakukan tindakan tegas, keras dan terukur,” tegas Martuani.

Petugas sempat berusaha membawa korban ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan. Namun tersangka meninggal dunia dalam perjalanan.

” Dari tangan tersangka, kami amankan 1 unit HP merk Samsung S7 warna biru, sebilah parang gagang besi dan sebilah pisau dengan gagang warna,” sebutnya.

Mantan Kapolda Papua ini juga menjelaskan, dalam aksinya, modus tersangka Abnansyah yaitu dengan berpura pura minta tolong pada korban untuk diantar dengan alasan habis ditabrak. Lalu saat korban merasa kasihan dan lengah, tersangka membegal korbannya dengan menodongkan pisau dan mengambil sepeda motor.

Sedangkan seorang tersangka lagi Kevin, merupakan pelaku begal terhadap seorang wanita. Usai menodongkan pisau dan memukul korban, pelaku lantas membawa kabur sepeda motor milik korban.

Dari tangan tersangka ini diamankan 1 unit sepeda motor. “Tersangka juga diberi tindakan tegas dan terukur pada kakinya karena mencoba kabur saat diringkus,” tandas Martuani.

Jenderal bintang 2 itu juga memastikan pihaknya akan terus menindak tegas segala bentuk pelaku kejahatan di Sumatera Utara dan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar memberikan informasi kepada polisi apabila melihat atau mengetahui keberadaan para pelaku kejahatan.

“Diminta kepada seluruh masyarakat untuk menduplikatkan gembok kendaraan saat akan diparkirkan atau ditinggal,” pungkasnya.

Penulis/Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here