Kondisi tebing terjal setinggi 20 meter yang berada di Desa Belangmalum, Kec. Sidikalang, Kab. Dairi yang longsor namum dibiarkan saja tanpa ada upaya perbaikan guna mengantisipasi longsor susulan/foto : poltak

Onlinesumut-SIDIKALANG : Tebing terjal setinggi 20 meter yang berada di Desa Belangmalum, Kec. Sidikalang, Kab. Dairi, longsor setelah diguyur hujan deras sejak awal tahun 2019 silam.

Akibatnya, areal persawahan dan sebagian kolam budidaya ikan milik masyarakat tertimbuh material tanah yang terseret longsor.

Sehat Hutauruk, Kepala Desa Belangmalum saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya memang sudah melaporkan kejadian ini sekitar bulan Februari 2019 lalu kepada pihak BPBD dan Kecamatan Sidikalang.

“Pada saat itu memang mereka sudah meninjau lokasi longsor,tapi sampai saat ini tidak ada respon maupun solusi untuk perbaikan. Karena yang kita takutkan, tepat diatas tebing yang longsor itu adalah sekolah SMP Negeri 1. Hanya berjarak sekitar 2 meter saja tebing dengan sekolah itu,” terangnya.

“Bagaimana kalau terjadi lagi longsor susulan pada saat jam belajar siswa? Bisa-bisa siswapun ikut terbawa longsor,” cetusnya dengan raut wajah kecewa.

Terpisah, salah seorang masyarakat desa setempat yang mengetahui kejadian longsor ini, mengaku sudah jenuh menunggu respon dari Pemerintah Kabupaten Dairi.

“Kami sudah bingung mau mengadu sama siapa lagi. Kepada pemerintah Kabupaten Dairi, janganlah mengumbarkan kata-kata perubahan kalau toh juga kami masyarakat ini tidak diperhatikan,” kesal warga yang enggan menyebutkan namamya itu.

Untuk mengetahui respon instansi perpanjangan tangan Pemkab Dairi, redaksi Onlinesumut sempat berusaha mengkonfirmasi masalah ini kepada pihak BPBD dan kecamatan setempat. Tapi tak atupun yang terhubung.

Penulis : Poltak Panjaitan
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here