Linda Chaniago, Koordinator Lapangan GIS berfoto bersama Lurah Mesjid dan petugas Polsek Medan Kota yang hadir ke stand GIS saat aksi Save Uyghur/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Kisah pilu yang dialami masyarakat Muslim Uyghur di Tanah Tiongkok, juga turut dirasakan Umat Muslimin di tanah air.

Sebagai bentuk rasa keprihatinan sekaligus memprotes penindasan yang terus dilakukan pemerintah Negeri Tirai Bambu, ratusan umat Islam termasuk mahasiswa dari berbagai elemen di Kota Medan, menggelar aksi damai di sekitar Masjid Raya Al Mashun, Jumat, 20 Desember 2019.

Berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa Muslim turut serta dalam aksi yang diawali dengan long march dari Stadion Teladan. Tak ketinggalan pula Gerakan Istiqomah Sedekah (GIS) ikut berpartisipasi dalam mendukung aksi itu.

Dalam unjukrasa itu, GIS turun ke jalan membagikan 350 cup bubur secara gratis kepada seluruh massa aksi.

Linda Chaniago selaku Koordinator Lapangan sekaligus Bendahara GIS mengungkapkan, partisipasi lewat berbagi serapan pagi ini mereka lakukan tak sebatas mendukung aksi terkait kejahatan kemanusiaan di Uyghur, tapi ikut memberikan asupan makanan agar massa aksi semangat dalam menyuarakan aspirasinya agar di dengar dunia internasional.

“Apa yang kami sediakan ini juga merupakan donasi dari teman-teman GIS dan Alhamdulillah bisa didapat 360 cup bubur yang bisa dibagikan ke peserta aksi dan masyarakat umum,” ungkap Linda, Sabtu (21/12/2019).

Lebih jauh Linda menjelaskan, bagi-bagi makan adalah salah satu program GIS yang biasa mereka buat saat selesai salat Jum’at.

“Biasanya kita hadir di masjid-masjid setiap selesai salat Jum’at. Tapi kali ini karena ada aksi damai save uyghur yang mulai dari jam 8 hingga jam 11 maka kita buatnya sebelum salat Jum’at,” urainya.

Untuk bergabung dalam aksi damai ini, GIS juga sebelumnya sudah berkoordinasi dengan koordinator lapangan aksi.

“Dari hasil koordinasi dengan Korlap, Alhamdulillah niat kita disambut baik dan kita dapat apresiasi yang sgt baik dari masyarakat sekitar. Bahkan yang ikut menikmati bukan hanya massa aksi tapi masyarakat sekitar juga abang-abang Ojol juga banyak yang mampir. Alhamdulillah mereka senang. Dan kita juga dapat apresiasi dari Lurah Mesjid Pak sudarmanto yang juga singgah ke tenda GIS, bersama Polsek Medan Kota,” pungkas Linda.

Penulis : Chan
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here