Tersangka curas dibawa Tim Satreskrim Polres Labuhanbatu usai mendapat perawatan media akibat luka tembak/foto : ist

Onlinesumut-LABUHANBATU : Operasi Kancil Toba 2019 yang digelar Satreskrim Polres Labuhanbatu, kembali membuahkan hasil.

Seorang buronan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang selama ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), akhirnya berhasil dibekuk.

Tersangka Rudianto (25), warga Lingkungan Danau Bale A, Kel. Danau Bale, Kec. Rantau Selatan, Kab. Labuhanbatu itu juga tersungkur setelah dihadiahi timah panas petugas ketika mencoba kabur.

Kapolres Labubanbatu AKBP Agus Darojat melakui Kasatreskrim AKP Jamakita Purba mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan Laporan Polisi, nomor : LP / 1068 / XI / 2019 / SPKT / RES–LB, tanggal 19 November 2019, atas nama Pelapor Jefri Gunawan Siregar.

“Benar kemarin malam Tim Reskrim menangkap tersangka DPO pelaku curas,” ungkap Jama kepada wartawan, Jumat (13/12/2019).

Dari hasil penyelidikan, kata Jama, diketahui tersangka beraksi pada hari Selasa, 19 November 2019 sekitar pukul 12.00 WIB, di Jl. HM Said, Kel. Perdamaian, Kec. Rantau Selatan, Labuhanbatu, tepatnya di depan Hocklie.

Ketika itu korban bersama kekasihnya bernama Novianan Panjaitan tengah berteduh di depan rumah masyarakat karena hujan. Rencananya saat itu korban hendak mengantarkan pacarnya itu ke loket Bilah Pane.

Saat berteduh itulah, datang 3 orang pria yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor berbonceng 3, lalu berpura-pura mengatakan kepada korban bahwa korban ada hutang kepada para pelaku di kafe, selanjutnya para pelaku memukuli korban dan mengambil 1 unit sepeda motor merek Suzuki Satria bernopol BK 3631 ZAC berwarna merah hitam milik korban.

Dari hasil lidik di lapangan,sambung Jama, pada Senin, Desember 2019 sekitar pukul 22.45 WIB, Tim 3 Opsnal Unit Resum dipimpin Kanitresum Ipda Gunawan Sinurat, menangkap tersangka di lingkungan Kampung Sawah, Kel. Sigambal, Kec. Rantau Selatan.

“Berdasarkan interogasi, diketahui pelaku melakukan pencurian dengan kekerasan tersebut bersama dengan 2 orang temannya bernama Ahmad Munawir Dalimunthe yang sudah ditangkap dan seorang temannya lagi berinisial T yang kini masih DPO,” tegasnya.

Jamakita juga memastikan, tersangka adalah otak pelaku, yang mengajak 2 tersangka lainnya untuk merampok korban. “Tersangka tidak mengenal korban dan pacar korban namun tersangka berpura-pura mengatakan kepada korban bahwa korban ada hutang kepada tersangka sebagai modus,” sebutnya.

Selain itu, lanjut Jama, Pada bulan Oktober 2019, tersangka juga ada melakukan tindak pidana curas bersama dengan tersangka T di Simpang Pondok R, Desa N2, Kec. Bilah Barat, Labuhanbatu dengan berpura- pura sebagai Satpam, kemudian mengambil secara paksa 1 unit sepeda motor dari korban dan korban sudah buat LP di Polres Labuhanbatu, dengan nomor laporan pengaduan : LP / 1186 / XII / 2019 / SU / RES-LBH, atas nama pelapor Wagirin.

“Saat pengembangan masih berlangsung untuk mencari TKP dan tersangka lain, tersangka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri, maka petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki guna melumpuhkan tersangka. Selanjutnya tersangka dibawa ke rumah sakit guna perawatan medis,” pungkas Jama.

Selain tersangka, petugas menyita barang bukti sepeda motor merk Suzuki Satria berwarna merah hitam, Nomor Polisi BK 3631 ZAC milik korban), 1 unit sepeda motor merek Honda Supra berwarna merah hitam tanpa plat yang kerap digunakan kawanan in.

Penulis : Aji S Harahap
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here