Rombongan Tim Komisi VI DPR RI dibawah pimpinan Wakil Ketua Martin Manurung saat tiba di Bandara Internasional Silangit/foto : ist

Onlinesumut-TAPUT : Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung memimpin Kunjungan Kerja Spesifik ke Bandara Internasional Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Sabtu, (7/12/2019).

Kunjungan kerja ini merupakan kali pertama Komisi VI periode 2019-2024 meninjau Bandara Silangit. Saat tiba di Bandara, 17 anggota DPR ini langsung disambut oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat dan juga Bupati Humbanghasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor. Seluruh wakil rakyat ini juga disematkan ulos, sebagai simbol selamat datang.

Setelah memantau beberapa bagian bandara, tim melanjutkan perjalanan ke Kaldera Danau Toba Geosite Sipinsur, Kab. Humbahas untuk melakukan monitoring kawasan wisata pendukung, sekaligus rapat koordinasi dengan pihak Angkasa Pura II.

Penyambutan tim Komisi VI DPR RI lewat acara adat mangulosi oleh Pemkab Taput dan Humbahas/foto : ist

Rapat berlangsung di pendopo terbuka Kaldera Toba. Saat penyampaian pemaparan, pihak Angkasa Pura II menyatakan telah banyak peningkatan dalam hal pembangunan fasilitas umum yang juga pendukung pariwisata Danau Toba, seperti kendaraan penghubung antar kabupaten, serta fasilitas umum di Bandara Silangit.

Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Subardi mengatakan bahwa Angkasa Pura II harus bisa memanfaatkan potensi pariwisata, dengan tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dan tetap bersentuhan dengan masyarakat.

“Ini (Danau Toba) potensi alamnya luar biasa. Jadi kita harapkan untuk lebih mengedepankan sentuhan budaya kearifan lokal. Selain itu juga, pemanfaatan sumber daya alam dari hasil pertanian masyarakat juga harus didorong untuk meningkatkan minat wisatawan,” ujar pria yang akrab dipanggil Mbah Bardi ini.

Sementara itu, Martin Manurung selaku pimpinan rapat memberikan masukan kepada pihak Angkasa Pura II agar menyediakan fasilitas hiburan selamat datang untuk pengunjung, dengan musik tradisional. Menurutnya, selain dapat menjadi ciri khas daerah, hak ini juga dapat membantu masyarakat.

“Seperti di Bali dan Yogyakarta, itu sudah membuat musik-musik tradisional. Jadi kesan pertama terasa menyenangkan dan ada rasa kerinduan. Tolong segeralah dibuat. Apalagi ini sudah memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru,” Ungkap Martin yang merupakan anggota DPR RI dari Fraksi NasDem dapil Sumut II.

Menanggapi itu, Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaludin menyampaikan terima kasih atas masukan Martin Manurung terkait kegiatan sambutan kedatangan penumpang di Bandara Silangit.

“Masukan yang sangat penting. Dan kami akan tindak lanjuti. Minggu depan akan segera ada seremonial penyambutan penumpang dalam bentuk budaya lokal,” ucapnya mengakhiri rapat.

Penulis : Buwas
Editor : Yudis

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here