Anggota Bawaslu Sumut sekaligus Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Agus Salam saat memberikan keterangan kepada wartawan/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di 23 Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Sumatera Utara siap untuk melaksanakan ujian tertulis secara online bagi seluruh calon Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kecamatan Pilkada 2020

Kesiapan penyelenggaraan ujian secara online ini dicetuskan pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Ujian Online yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Sumateta Utara, di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Jl. H. Adam Malik No. 193, Sei Agul, Medan Barat, Medan, Jumat kemarin, 6 Desember 2019.

“Alhamdulillah, tadi 23 Bawaslu Kab/Kota yang sedang melakukan perekrutan Panwaslih Kecamatan untuk Pilkada 2020 sudah kita ajak rapat dan telah kita inventarisir masalah dan kesiapan masing-masing untuk menyelenggarakan ujian tulis secara online, semua menyatakan siap untuk melaksanakan ujian tulis secara online,” ujar Anggota Bawaslu Sumut, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Agus Salam sesaat setelah selesai memimpin Rapat bersama-sama dengan Koordiv Organisasi, Johan Alamsyah tentang Persiapan Ujian di Kantor Bawaslu Sumut.

Staf Operator Bawaslu Provinsi dan Kab/Kota Sumatera Utara sedang melakukan uji coba tes online untuk pelaksanaan rekrutmen panwaslih kecamatan pada 13 Desember 2019 yg akan datang/foto : ist

Dalam acara yang turut dihadiri staf operator dan Koordiv OSDM dari 23 (dua puluh tiga) Bawaslu Kab/Kota se- Sumatera Utara itu, Salam juga menjelaskan bahwa ujian online ini dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi socratif.

Oleh sebab itu operator di Kab/Kota harus betul-betul memastikan bahwa pada saat ujian nanti selain listrik tidak padam juga memastikan bahwa jaringan internet yang tersedia cukup untuk pelaksanaan ujian online.

“Ujian dengan sistem socratif memiliki perbedaan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), CAT masih bisa dilakukan secara offline sedangkan socratif hanya dapat dilakukan secara online, jadi ketersediaan dan kekuatan jaraingan internet sangat vital untuk kesuksesan pelaksanaan ujian ini. Oleh karena itu kita memberikan syarat agar ketersediaan internet minimal 20 mbps untuk 20 unit pc/komputer, atau 1 (satu) mbps untuk setiap komputer yang akan digunakan untuk ujian,” ungkap mantan Ketua KPU Madina tersebut.

Menurut Salam, penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan tahapan ujian tulis ini sangat penting dalam rangka menjaga transparansi dan integriritas proses pembentukan Panwaslih Kecamatan.

“Nanti begitu peserta selesai ujian dan mengklik “finish” maka hasil nilai ujian dari peserta yang bersangkutan akan segera ketahuan, berapa jawaban yang benar, dan berapa yang salah. Yang pertama mengetahui hasil ujian itu adalah peserta itu sendiri. Kemudian Kelompok Kerja (Pokja) Perekrutan Panwascam akan menempelkan hasil perolehan nilai masing-masing peserta di lokasi ujian. Jadi tak akan ada nilai yang bisa ditukang-tukangi. semua akan berjalan secara transparan,” imbuhnya.

Salam juga menyampaikan bahwa untuk menjaga kualitas perekrutan Panwaslih Kecamatan ini, Pokja pembentukan panwascam akan membagikan angket kepada setiap peserta dalam setiap tahapan perekrutan ujian.

“Kemarin misalnya pada tahapan pendaftaran berkas, pokja sudah meminta kepada setiap pendaftar untuk mengisi google form yang berisi berbagai macam pertanyaan baik yang menyangkut tentang pelayanan panitia atau Pokja maupun yang berkaitan dengan diri pendaftar itu sendiri. Nah, pada tahapan ujian ini juga nanti, setelah selesai ujian maka setiap peserta akan kembali kita minta supaya mengisi angket melalui aplikasi google form yg telah disediakan oleh Bawaslu RI,” paparnya.

Karena, kata Salam, angket itu penting untuk diisi untuk mengukur kualitas pelaksanaan ujian dari persfektif pesertai ujian. Sehingga apa kelemahan-kelemahan Pokja dalam melayani pelaksanaan ujian dapat kita ketahui termasuk kelemahan-kelemahan dari peserta ujian itu sendiri.

“Dengan begitu kita akan punya data yang lengkap yang dapat dijadikan acuan untuk terus memperbaiki kualitas SDM Pengawas Pemilu di masa-masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sesuai dengan Keputusan Bawaslu RI tentang Petunjuk Teknis Pembentukan Panwascam Pilkada 2020, bahwa tahapan ujian tulis dan wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 13 s.d 17 Desember 2019 di masing Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada tahun 2020.

Editor : Chairul/ril

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here