Dengan tangan diborgol, kedua resedivis curanmor diapit petugas setelah digelandang ke ruang Resum Mapolres Labuhanbatu/foto : ist

Onlinesumut-LABUHANBATU : Pernah tertangkap dan dijatuhkan pidana penjara, rupanya belum mampu membuat jera du0 resedivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Hendra Syahputra (29), warga Jlm Meranti, Kel. Padangmatinggi, Kec. Rantau Utara dan Harmaini (30), penduduk Jl. KH Dewantara, Kel. Sioldengan, Kec. Rantau Selatan, Kab. Labuhanbatu.

Layaknya penyakit kambuhan, belum lama menghirup udara bebas, keduanya justru berulah. Tindakan kejahatan yang mereka lakoni selama ini, kembali kambuh.

Tapi lagi-lagi kawanan ini ketiban sial. Operasi Kancil Toba 2019 yang digelar Satreskrim Polres Labubanbatu, akhirnya kembali menjaring keduanya.

Kasatreskrim Labuhanbatu AKP Jamakita Purba mengungkapkan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan laporan pengaduan nomor : LP / 955 / X / 2019 / SPKT RES-LB, tanggal 30 Oktober 2019, atas nama pelapor Nurtaing Ritonga

“Benar tadi malam Tim Reskrim Unit Resum menangkap tersangka pelaku Curanmor,” ujar Kasatreskrim Polres Labuhanbatu, AKP Jamakita Purba kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).

Menurut Jama, bewal dari laporan aksi curanmor Selasa, 29 Oktober 2019 lalu sekitar pukul 20.15 WIB. Saat itu, sepeda motor Honda Beat BK 2847 YBM milik Nurtaing Ritonga yang tengah diparkirkan di Kafe Berkah, Jl. Sirandorung, tiba-tiba raib.

Dari hasil penyelidikan serta keterangan sejumlah saksi, terdeteksi nama Hendra Syahputra dan Harmaini sebagai pelakunya.

Setelah tahu ciri-ciri dan identitas pelaku, sambung Jama, kemarin Tim II Opsnal dipimpin Kanit Resum Ipda Gunawan Sinurat berhasil menangkap tersangka Hendra Syahputra di Jl. Sipare-Pare, Kelurahan Indrapura, Kec. Air Putih Kab. Batubara.

Dari penangkapan itu, selanjutnya dilakukan pengembangan. “Dan eesokan harinya tepatnya tadi malam, tim berhasil menangkap tersangka Harmaini di Jl. Ki Hajar Dewantara, Kel. Bakaranbatu, Kec. Rantau Selatan, Kab. Labuhanbatu,” tegasnya.

Dari tersangka petugas menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam tanpa plat, 1 unit sepeda motor Honda GL Max tanpa nomor Polisi, Sepasang plat nomor Polisi BK 2847 YBM (plat sepeda motor Honda Beat milik korban), 1 buah obeng bunga, 1 buah kunci pas dan 1 buah kunci duplikat.

Selain mengakui sebagai resedivis dalam kasus serupa, kepada petugas kedua pelaku mengaku, dalam melancarkan aksinya mereka berbagi peran. Hendra Syahputra memilih target lalu memantau situasi sekitar, selanjutnya tersangka Harmaini mengeluarkan sepeda motor dari parkiran dan menaikinya. Kemudian tersangka Hendra Syahputra dengan mengendarai sepeda motor Honda GL Max tanpa plat, mendorong sepeda motor korban dengan kaki dari belakang dan meninggalkan TKP.

Penulis : Aji S Harahap
Editor : Chairul

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here