Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi didampingi Kasatreskrim AKP Ramadhani memaparkan 3 tersangka begal dan barang bukti yang disita dari para pelaku/foto : ist

Onlinesumut-TEBINGTINGGI : Sepak terjang komplotan begal sadis yang selama ini meresahkan masyarakat ‘Kota Lemang’, akhirnya terhenti di tangan Tim Satreskrim Polres Tebingtinggi.

3 dari 4 orang pelaku yang seluruhnya warga Dusun II, Desa Payalombang, Kab. Serdangbedagai, Sumatera Utara berhasil diringkus. Ketiganya bahkan tak berkutik setelah timah panas turut bersarang di kaki mereka sebagai buah perlawanan terhadap petugas.

Data dari kepolisian menyebutkan, mereka adalah Zein Kurniawan alias Zein (24), berprofesi sebagai sopir, Leo Sandi alias Leo (21), yang merupakan pemuda pengangguran dan M Jepri alias Jepri (27), kuli bangunan. Sedangkan seorang lagi Habib (28), seorang kuli bangunan yang, berhasil lolos dalam penyergapan dan masih diburon.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi menginterogasi pelaku begal yang ditangkap/foto : ist

Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi mengungkapkan, penangakapan terhadap tersangka berdarakan Laporan Polisi nomor : LP /420/ X / 2019 / SU Res TT/ SPKT TT, Tanggal 25 Oktober 2019 atas nama korban Nia Yolanda (21), warga Jl. Damarsari, Lingkungan IV, Kel. Damarsari, Kec. Padang Hilir, Tebingtinggi.

“Peristiwa begal yang dialami korban terjadi di Jl. Deblot Sumdoro, Kel. Dagelen, Kec. Padang Hilir, Tebingtinggi persis di simpang Gang Abadi pada Jumat dinihari, 25 Oktober 2019 sekitar pukul 03.00 WIB,” jelas Sunadi dalam paparannya kepada wartawan, Kamis (7/11/2019).

Didampingi Kasatreskrim AKP Ramadhani, Sunadi menjelaskan, ketika korban melintas di TKP, keempat pelaku melakukan penghadangan sambil membawa 2 bilah besi shock sepeda motor.

“Laju sepeda motor korban dihentikan. Diancam dengan besi yang mereka bawa, lantas korban didorong hingga terjatuh dan sepeda motornya dan barang bawaan korban dirampas, kemudian dibawa kabur kawanan pelaku ini,” urainya.

Mengacu kepada laporan korban, selanjutnya tim Satreskrim Polres Tebingtinggi melakukan penyelidikan hinga akhirnya pada Minggu, 3 November 2019 sekitar pukul 04.00 WIB, satu persatu pelaku ditangkap.

“Diawali dengan penangkapan tersangka Leo Sandi di Jl. Ahmad Yani, Kota Tebingtinggi. Selanjutnya kami mengamankan Zein Kurniawan dan Jefri di Dusun II Desa Payalombang, Kec. Tebingringgi, Kab Serdangbedagai. Sedangkan tersangka Habib, lolos dalam penyergapan dan kabur. Masih kita buru,” tegasnya.

Untuk mengungkap kasus ini secara tuntas, petugas selanjutnya melakukan pengembangan untuk mengumpulkan seluruh barang bukti.

“Saat itulah ketiga pelaku berusaha kabur dan melakukan perlawanan. Meski sudah diberi tembakan peringatan, tapi ketiganya tak menghiraukan sehingga kami melakukan tembakan tegas terukur di kaki ketiga pelaku. Selanjutnya para tersangka kita evakuasi ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis,” terang Sunadi.

Dalam kasus ini, pihaknya juga berhasil menyita sejumlah barang bukti diantaranya 2 unit sepeda motor Honda Vario Warna Hitam tanpa nomor polisi dan bernopol BK 3444 NASĀ  yang digunakan tersangka dalam melakukan kejahatan, sebuah ponsel Vivo milik korban, sejumlah pakaian yang digunakan pelaku dan sebuah sebo penutup wajah.

“Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 dan 2 ke 2e KUHPidana dengan ancaman hukum 12 tahun penjara,” pungkas perwira berpangkat melati dua di pundak itu.

Penulis/Editor : Yudis

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here