Camat Medan Marelan M Yunus mengecek kondisi Danau Siombak yang tercemar Bangkai Babi/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Masyarakat Kota Medan digegerkan dengan banyaknya bangkai babi yang mengapung di Danau Siombak, Kel. Payapasir, Kec. Medan Marelan.

Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai ratusan. Akibatnya, danau yang kini menjadi target pembersihan secara total untuk mendukung pariwisata Kota Medan, menjadi tercemar.

Bau bangkai yang menyengat pun sudah sangat mengganggu.

M Yunus, Camat Medan Marelan/foto : ist

Camat Medan Marelan M Yunus yang mengecek langsung kondisi danau mengatakan, diduga kuat seluruh bangkai babi ini sengaja dibuang oknum-oknum tak bertanggungjawab melalui Sungai Bederah hingga akhirnya hanyut hingga ke Danau Siombak yang merupakan muara Laut Belawan.

“Diprediksi ini sudah dibuang pelaku sejak 3 atau 4 hari lalu. Karena hujan terus air maluap dan terseret kesini. Kita sudah cek sejak kemarin hingga saat ini, jumlahnya (bangkai babi) mencapai ratusan,” ungkap Yunus, Rabu (6/11/2019).

Menurut Yunus, pihaknya kini masih terus menyelidiki asal bangkai babi dan siapa pelaku yang telah mencemari lingkungan Danau Siombak.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Muspika dan Pemko Medan untuk menindaklanjuti masalah ini. Kami juga sudah mengimbau kepada seluruh kepala lingkungan di Marelan yang wilayahnya dilintasi Sungai Bederah untuk melakukan pemantauan,” tandasnya.

Penulis/Editor : Yudis

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here