Kedua tersangka pemakai dan pengedar sabu usai diamankan ke markas Satresnarkoba Polres Tanjungbalai/foto : ist

Onlinesumut-TANJUNGBALAI : Di bawah kepemimpinan AKBP Putu Yudha Prawira, Polres Tanjungbalai terus melakukan sapu bersih segala bentuk peredaran narkotika.

Terbukti, Senin 4 November 2019 sekitar pukul 19.45 WIB, Tim Satresnarkoba Polres Tanjungbalai kembali meringkus 2 orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 0,28 gram.

Data dari pihak kepolisian menyebutkan, kedua tersangka yakni Dicky Dermawan (24), warga Jl. Listrik, Kec. Tanjungbalai Utara dan M Ikshsan Haris (28), penduduk Jl. M Abas, Lingkungan IV, Kel. Pantai Burung, Kec. Tanjungbalai Selatan.

Barang bukti yang diamankan petugas dari kedua tersangka/foto : ist

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira mengungkapkan, penangkapan terhadap dua pemakai dan pengedar sabu itu berawal dari penggerebekan di Perumahan Uli Buah No 5, Jl. Kemuning, Kel. Selat Lancang, Kec. Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.

“Setelah mendapat informasi, Kasat bersama Kaur Bin Ops beserta Tim Ppsnal Satresnarkoba Polres Tanjungbalai menggerebek TKP. Saat itu tersangka Dicky Dermawan sedang duduk di lantai dan di hadapannya terdapat sebungkus sabu. Saat diinterogasi, ia mengaku barang itu diperolehnya dari M Iksab Haris,” tutur Putu dalam paparannya, Selasa (5/11/2019).

Dalam pengembangan kasus ini, Tim Satresnarkoba juga berhasil meringkus M Ikhsan Haris dari kediamannya di Jl. M Abas, Lingkungan IV, Kel. Pantai Burung, Kec. Tanjungbalai Selatan.

“Saat itu tersangka sedang berada diteras rumahnya. Saat digeledah ditemukan barang bukti berupa uang Rp100.000 dan handphone samsung putih. Setelah dipastikan sabu itu miliknya, tersangka langsung dibawa ke Satresnarkoba Polres Tanjungbalai untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 132 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” pungkas Putu.

Penulis : Chairul
Editor : Yudis

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here