Tim PLN UIP SBU dan UPP Jaringan Sumatera I bersama sejumlah media melakukan pengecekan pengerjaan proyek Gardu Induk Tanjungpura 150 KV/foto : dis

Onlinesumut-LANGKAT : Masih dalam rangkaian memenuhi target sistem kelistrikan untuk negeri sebesar 35.000 Mega Watt program pemerintah, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) dalam waktu dekat kembali menyelesaikan proyek Gardu Induk (GI) Tanjungpura 150 kV.

Bahkan, GI 60 Mega Volt Ampere (MVA) di atas areal seluas 2 hektar milik PTPN2 yang terletak di Jl. Sawit Seberang, Perkebunan Tanjung Beringin, Kab. Langkat itu, ditargetkan akan selesai dan energize pada Desember 2019 ini.

“Saat ini pembangunan telah mencapai 55 persen dengan total anggaran Rp.63 miliar, itu diluar trafo ya,” ungkap Manajer UPP Jaringan Sumatera I Eko Sukmawanto dalam kunjungan proyek bersama media, Rabu (30/10/2019).

Manager UPP Jaringan Sumatera I Eko Sukmawanto menjelaskan tentang progress pembanguna GI Tanjungpura 150 KV kepada wartawan/foto : dis

Didampingi Manager Sub Bidang Pertanahan Ridwan Syamtari dan Effiaty Polapa, selaku Asman Komunikasi dan CSR, Eko juga menjelaskan, GI yang bakal beroperasi secara Incomer Single Phi ini akan masuk menghubungkan jaringan dari Pangkalanbrandan-Binjai. Sedangkan trafo 60 MVA sudah selesai semua dan sudah uji Site Test atau SAT.

“Sekarang tinggal pembangunan transmisi untuk menampung jaringan dari Pangkalan Brandan dan dari Binjai. Kita optimis Desember akan energize,” paparnya.

Eko juga menyatakan, dengan pembangunan ini akan terjadi penguatan suplai sistem kelistrikan atau elektrifikasi untuk Binjai dan Langkat khususnya di Tanjungpura.

“Selama ini sumber listrik di derah ini dari Pangkalanbrandan yang terlalu jauh sehingga kerap terjadi loses. Akibatnya listrik yang dihantar dari GI Pangkalan Brandan ke daerah ini akan berkurang. Dengan pembangunan GI ini nantinya, selain akan memperkuat sistem kelistrikan di kawasan Binjai dan Langkat juga akan membuat listrik semakin andal,” sebutnya.

Jajaran PLN UIP SBU dan UPP Jaringan Sumatera I bersama sejumlah media berfoto bersama di depan proyek GI Tanjungpura 150 KV/foto : dis

Lebih lanjut dikatakannya, secara fisik pembangunan switchyards GI Tanjungpura sudah rampung 90 persen. Pengujian trafo dengan Site Tes atau SAT juga sudah selesai 100 persen. Artinya, saat ini tinggal sinkronisasi trafo dengan switchyards.

Sehingga, dengan masuknya tower transmisi, GI ini bisa langsung beroperasi dan menyalurkan energi listrik secara baik ke masyarakat.

“Sekarang tinggal menunggu pembangunan transmisi dengan masuknya tower. Jika sudah masuk tower akan dilakukan jumper dengan tower yang telah ada dari Binjai-Brandan,” tukasnya.

Ke depan, GI ini akan masuk aliran listrik secara dua arah atau dua line by baik dari Binjai, maupun Pangkalanbandan, sehingga akan membantu pengembangan sektor ekonomi baik pengembangan kawasan industri dengan tumbuhnya pabrik maupun industri pariwisata yang ada di sekitar daerah Binjai dan Langkat.

“Kita berharap pembangunan GI ini segera selesai dan beroperasi akhir tahun ini,” pungkas Eko.

Penulis/Editor : Yudis

 

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here