Didampingi H Sudarmaji, Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Medan, GM PLN UIP SBU Octavianus Padudung membukan kegiatan donor darah PLN Peduli dalam rangka HLN ke 91/foto : dis

Onlinesumut-MEDAN : Tidak hanya mengurusi elektrifikasi untuk menerangi seluruh negeri, PT PLN (Persero) juga tak melupakan untuk menjalankan misi sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Hal itu pula yang tercermin dalam rangkaian kegiatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke 74 bertajuk ‘Bersama SDM Unggul Terangi Indonesia’ di lingkungan PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU).

Setelah sebelumnya menggelar berbagai kegiatan seperti perlombaan dan upacara kemarin, Selasa (29/10/2019), dengan menggandeng PMI Kota Medan, atas inisiasi Effiaty Polapa selaku Asman Komunikasi dan CSR, PLN UIP SBU menggelar kegiatan sosial berupa donor darah dikantornya di Jl. DR Cipto, Kel. Anggrung, Kec. Medan Polonia.

GM PLN UIP Sumbagut Octavianus Padudung melakukan donor darah/foto : dis

GM PLN UIP SBU Octavianus Padudung yang membuka secara resmi kegiatan ini menyatakan, bahwa di samping melakukan pembangunan jaringan listrik ataupun elektrifikasi yang menjadi tugas, pokok dan fungsi (tupoksi), pihaknya tidak lupa untuk terus berupaya melakukan berbagai kegiatan sosial.

“Salahsatunya lewat kegiatan donor darah seperti ini. Hal ini sengaja kami lakukan, untuk mengingatkan kepada seluruh pegawai PLN untuk tak melupakan bahwa apapuan yang kita perbuat sangat membantu masyarakat. Seperti tema dalam kegiatan hari ini, Setetes Darah untuk Kehidupan,” papar Padudung.

Dikatakannya juga, even seperti donor darah ini merupakan agenda rutin yang kerap digelar di PLN UIP SBU. “Kami berharap, seluruh darah yang terkumpul nantinya bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ucapanya seraya mengimbau agar seluruh pegawai ikut berperan serta.

Jajaran PLN UIP Sumbagut diantaranya GM Octavianus Padudung, SRM Operasi Pemeliharaan Hartono, Manager UPP I Medan Eko Sukmawanto, Effiaty Polapa Asman Komunikasi dan CSR dan perwakilan PMI Kota Medan berfoto bersama/foto : dis

Sementara, Ketua PMI Medan H Musa Rajekshah yang diwakili H Sudarmaji selaku Ketua Bidang Organisasi PMI Medan mengatakan, bukan sebatas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, tapi donor darah juga untuk menjaga kesehatanm

“Berdasarkan testimoni para pendonor, donor darah secara rutin 3 bulan sekali sangat dirasa manfaatnya. Bahkan ada yang telah melakulan donor sebanyak 50 sampai 100 kali kondisinya sangat sehat padahal usianya sudah 60 tahun,” ujarnya.

Disamping itu, donor juga bisa membantu mengontrol darah, tekanan darah atau HB serta bisa terhindar dari darah tinggi atau Hypertensi, jantung dan stroke.

Sudarmaji juga mengaku, pihaknya kerap menghadapi dilema terkait pertanyaan setiap orang melakukan donor secara gratis, tapi ketika akan mendapatkan darah harus dipungut biaya ratusan ribu.

“Disini saya jelaskan, harga perkantung sebesar Rp360 ribu itu merupakan harga keputusan kementerian. PMI tidak disubsidi oleh pemerintah dan seluruh anggota tidak digaji. Jadi uang uang dipungut untuk biaya peralatan. Untuk kantung darah beli sebesar Rp60 ribu. Alat tes steril darah untuk 1 tetes Rp26 ribu. Untuk sekali donor bisa 2 sampai 3 kali tes. Sisa Rp40 ribu untuk operasional semua anggota. Intinya PMI bukan jual darah. Saat ini kami sudah mengajukan ke Pemkab dan Pemko agar memberikan subsidi. Namun belum terealisasi,” pungkasnya.

Pantauan di lokasi kegiatan di Lantai 5, Kantor PLN UIP SBU, terlihat kegiatan donor darah disambut antusias. Ratusan pendonor terlihat antre menunggu giliran. Bahkan GM PLN UIP SBU Octavianus Padudung dan jajaran pejabat utamanya turut melakukan donor darah.

Penulis/Editor : Yudis

 

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here