GM PLN UIK SBU Bambang Iswanto melakukan demo langsung pengoperasian ATM Beras/foto : dis

Onlinesumut-MEDAN : PT PLN (Persero) rupanya tak hanya mampu berinovasi lewat teknologi elektrifikasi. Dalam urusan berbagi ke sesama, salahsatu BUMN ini juga turut berfikir menggunakan teknologi.

Hal itu terlihat dalam Hari Listrik Nasional (HLN) ke 74 di Kantor PLN Unit Induk Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (UIK Sumbagut) yang melakukan launching ATM Beras.

Lho, kok bisa? Memang jika selama ini Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dikenal sebagai mesin pengganti teller untuk melakukan penarikan dan penyetoran uang ke bank, ternyata fungsi ATM ini untuk mengelurkan beras.

GM PLN UIK Sumbagut Bambang Iswanto melakukan penandatanganan prasasti peluncuran ATM Beras oleh YBM PLN UIK Sumbagut/foto : dis

“Cara kerjanya sama. Dengan menggunakab kartu seperti kartu ATM. Lalu keluarlah beras sebanyak 10 kilogram untuk sekali pemakaian bagi kaum duafa yang kita bagi secara bergiliran,” terang GM PLN UIK Sumbagut Bambang Iswanto usai meresmikan pengoperasian ATM Beras.

Bambang juga menjelaskan, bahwa ATM Beras ini merupakan inovasi yang dihasilkan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIK Sumbagut dalam mendistribusikan zakat, infaq dan sedekah dari seluruh pegawai.

“Kita (PLN UIK Sumbagut) disini punya YBM. Dana yang dikumpulkan merupakan hasil pemotongan 2,5 persen dari gaji seluruh pegawai Muslim. Dana yang terkumpul itulah yang kita bagikan selama ini kepada anak-anak yatim dan duafa di sekitar kantor dan rekomendasi para pegawai jika dianggap berhak menerimanya,” tutur Bambang.

Didampingi SRM SDM dan Umum Sigit Prasetyo dan Asman Humas dan Komunikasi sekaligus Ketua Umum DPP Serikat Pekerja PLN M Abrar Ali, anak yatim dan duafa mendapatkan santunan dari PLN UIK Sumbagut yang disampaikan General Manager Bambang Iswanto/foto : dis

Dengan kehadiran ATM Beras ini, lanjutnya, tugas YBM untuk menyalutkan zakat, infaq dan sedekat pegawai akan lebih mudah dan teknisnya akan diatur regulasinya.

“Kami juga minta didoakan kepada anak-anak yatim dan kaum duafa agar ke depan kita juga bisa menyeimbangkan antara kegiatan amal dan kinerja kita, agar target pemerintah menerangi negeri dengan 35.000 mega watt bisa segera terealisasi,” pungkasnya.

GM PLN UIK Sumbagut Bambang Iswanto didampingi jajaran pejabat utamanya dan pengurus YBM, berfoto bersama anak yatim penerima santunan di HLN ke 74/foto : ist

Sementara, puncak peringatan HLN ke 74 di PLN UIK Sumbagut ditandai dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan pembagian beras kepada duafa sebelum ditutup dengan pemotongan tumpeng serta bersantap siang bersama.

Penulis : Chairul
Editor : Yudis

 

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here