Pelaku DPO Curat yang melawan Petugas usai menjalani perawatan luka tembak di rumahsakit/foto : ist

Onlinesumut-LABUHANBATU : Berakhir sudah sepak terjang Aris Syahputra. Setelah sejak lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang, pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), pria 34 tahun itu akhirnya bertekuk lutut setelah sebutir peluru petugas Unit Resum Sat Reskrim Polres Labuhanbatu menembus kakinya setelah mencoba melakukan perlawanan saat disergap, Jumat 25 Oktober 2019.

Warga Dusun Kampung Baru II, Desa Sei Kasih, Kec. Bilah Hilir, Kab. Labuhanbatu itu selama ini dikenal sadis dalam setiap aksi kejahatan yang dilakoninya.

“Benar kami ada menangkap tersangka pelaku curat,” ujar Kasatreskrim Polres Labuhanbatu, AKP Jamakita Purba melalui Kanit Resum Ipda Gunawan Sinurat .

Dijelaskan Gunawan, sebelum ditangkap, berdasarkan catatan pihaknya, pelaku terakhir kali beraksi di Dusun Tangkahan Kuala Manggis, Desa Kuala Bangka, Kec. Kualuh Hilir, Kab. Labuhanbatu Utara, pada Senin, 17 Juni 2019 sekitar pukul 01.00 WIB.

Ketika itu, 5 orang pelaku termasuk Aris, masuk ke dalam rumah Rukina Samosir. Saat itu pemilik rumah bersama keluarnya yang lain bernama Yuliyatun, hanya bisa pasrah diancam kawanan pelaku dengan menggunakan pisau. Tidak sampai disitu saja, ketiga korban dibawa ke belakang rumah lalu diikat dengan tangan di pohon sawit sebelum kemudian mereka dibawa lagi masuk ke dalam rumah.

Kemudian, para pelaku mendobrak kamar korban Netty Yulia Sagala yang sedang tidur di dalam kamar. Seluruh korban lantas dibawa masuk ke dalam kamar, dengan tangan diikat ke belakang dan wajah ditutup dengan kain.

Selanjutnya, para pelaku menguras uang serta perhiasan milik para korban dan membawa kabur sepeda motor korban. Kejadian selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kualuh Hilir.

Lebih lanjut, kata Ipda Gunawan Sinurat, dari hasil penyelidikan di lapangan, pada hari Rabu, 23 Oktober 2019 sekitar pukul 19.00 WIB, Tim II Unit Resum melakukan penangkapan terhadap tersangka Aris Syahputra di Dusun II, Desa Jawi-jawi, Kec. Panai Hulu, Kab Labuhanbatu. Tersangka mengaku telah melakukan perampokan terhadap korban.

Diketahui, tersangka berperan mencongkel ventilasi kamar mandi dengan menggunakan obeng sehingga mereka bisa masuk ke dalam rumah, mengikat tangan korban, menodong dengan pisau dan merampok uang korban sebesar Rp500.000 serta melakukan pencabulan terhadap korban.

Dalam melancarkan aksinya, tersangka melakukan perampokan tersebut bersama dengan 4 orang temannya, yang mana salah seorang diantaranya sudah tertangkap sebelumnya yang bernama Horas Manurung. Tersangka juga diketahui seorang residivis yang sudah 2 kali masuk penjara karena melakukan perampokan

“Nah, pada saat pengembangan masih berlangsung untuk mencari barang bukti dan tersangka yang lain, Aris Syahputra melakukan perlawanan kemudian berusaha melarikan diri, maka petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki untuk melumpuhkan tersangka, kemudian tersangka dibawa ke rumah sakit guna perawatan medis,” jelas Gunawan.

Selain tersangka, petugas juga menyita barang bukti sebilah buah pisau dan sebuah obeng.

Penulis : Aji S Harahap
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here