Pelaku dan barang bukti uang hasil pemerasa saat diamankan di kantor Polsek Aek Natas/foto : ist

Onlinesumut-LABURA : Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Aek Natas, meringkus seorang preman jalanan yang kerap melakukan pemerasan (pemalakan terhadap sopir truk yang melintas di Jalan Litas Sumatera (Jalinsum) persisnya di wilayah Desa Terang Bulan, Kec. Aek Natas, Kab. Labuhanbatu Utara (Labura).

Tersangka yang bernama Bima, warga Kampung Baru, Desa Terangbulan, Kecm Aek Natas yang selama ini dikenal sebagai pelaku tindak pidana pemerasan dan pengancaman di Jalinsum, tak berkutik saat disergap petugas di sebuah warung di kawasan Titi Kembar, Bandar Durian, Labura.

“Pelaku ini terbilang sadis, dimana saat melakukan aksi pemerasan terhadap sopir mengancam dengan sebilah parang panjang,” ungkap Kapolsek Aek Natas, Iptu Jhoni Pasaribu, Rabu (9/10/2019)

Dijelaskan Jhoni, pada hari Senin, 7 Oktober 2019, sekitar pukul 20.00 WIB, mendapat laporan dari Landimer Sihotang, seorang sopir truk Cold Diesel yang mengaku dikejar dan dipaksa berhenti 2 orang laki-laki mengendarai sepeda motor dengan membawa parang panjang saat ia melintas di Desa Terang Bulan.

Begitu korban berhenti, pelaku langsung mengancam sambil mengarahkan senjata tajam ke arah dan memintanya menyerahkan seluruh uang miliknya. Karena ketakutan, dengan berat hati pria 26 tahun itu pun menyerahkan uang sebesar Rp2.750.000 miliknya kepada dua pelaku yang tidak dikenalnya tersebut.

Menanggapi laporan tersebut sambung Kapolsek, pihaknya langsung melakukan pengejaran. Dalam tempo satu jam, tim Unit Reskrim Polsek Aek Natas berhasil meringkus seorang tersangka pelaku yang selama ini sudah sangat meresahkan pengguna jalan yang melintas di Jalinsum kawasan Labura.

“Penangkapan tersangka ini, tak kurang dari satu jam dari laporan korban. Dimana tersangka dalam melakukan aksi pemerasannya terhadap sopir ini terbilang sadis. Dengan menggunakan sebilah parang para supir diancam,” terang Jhoni

Ditambahkannya, selain meringkus tersangka, pihaknya juga mengamankan sisa uang milik korban sebesar Rp1.450.000 dari tangan tersangka. Kini, petugas masih memburu seorang pelaku lain yang identitasnya telah diketahui.

“Guna pemeriksaan lebih lanjut, tersangka diboyong ke Mapolsek Aek Natas. Tersangka akan dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman, kurungan penjara selama 9 tahun,” pungkasnya

Penulis : Aji S Hrp
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here