Unit Intelkam Polsek Kualuh Hulu mengecek kodisi korban yang diserang buaya/foto : aji

Onlinesumut-LABURA : Misran (58), seorang warga Desa Tanjung Pasir, Kec. Kualuh Selatan, Kab Labuhanbatu Utara (Labura), menderita luka parah setelah diserang buaya. Diketahui, korban yang sedang memancing di aliran Sungai Simangalam, tengah melihat taut pancingnya.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi Jumat, 6 September 2019 sekitar pukul 05.15 WIB. Ketika itu korban Misran bersama rekannya Sahdan (33), warga Dusun Kampung 50, Desa Tanjungpasir, Kec. Kualuh Selatan, berangkat menuju Sungai Simangalam dengan menggunakan 2 sampan (perahu). Sekitar pukul 06.15 WIB, korban dan saksi tiba Sungai Simangalam.

Misran, warga yang menjadi korban penyerangan buaya saat memperlihatkan lukanya/foto : aji

Sesampainya di lokasi tujuan, korban langsung mengecek taut yang telah dipasang pada hari sebelumnya. Ketika korban mengecek Taut yang ketiga tiba- tiba sampan yang ditumpangi korban dihantam buaya hingga terguling dan karam.

Begitu korban jatuh, buaya berukuran besar yang diduga jenis buaya muara tersebut seketika menerkam korban dibagian perut dan paha. Setelah buaya melepasan gigitanya, korban dengan sekuat tenaga berenang ke tepi tempat rekannya berada.

Selanjutnya, rekan menolong korban dan membawanta pulang ke rumah dengan menggunakan sampan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada perut bawah dan paha kaki kanan bagian dalam. Saat ini korban dirawat di rumah (rawat jalan).

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Asmon Bufitra membenarkan kejadian itu. Bahkan, katanya pihaknya dari Unit Intelkam Polsek melakukan kunjungan dan mengecek kondisi pemancing Misran (58),korban yang digigit buaya di Sungai Simangalam, Minggu (8/9/2019).

“Benar, tadi malam sekira pukul 18.45 WIB, Unit Intelkam Polsek mengecek pemancing yang digigit buaya kemarin,” ungkap Asmon Bufitra memastikan.

Penulis : Aji S Harahap
Editor : Yudis

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here