Tersangka David Kurniawan Ginting, usai digelandang ke Mapolrestabes Medan/foto : ist

Onlinesumut-MEDAN : Pasca menembak mati Anggara, bandar narkoba yang menjadi provokator dalam peristiwa penganiayaan terhadap Kapolsek Patumbak Ginanjar Fitriadi pada 8 Agustus 2019 lalu, Tim Pegasus Polrestabes Medan akhirnya berhasil meringkus 2 tersangka lain yang menjadi dalang sekaligua pelaku tindak pidana tersebut.

Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira mengungkapkan kedua tersangka masing-masing David Kurniawan Ginting (27) warga Jl. Marindal Pasar IV Pondok Desa, Gang Anggrek, Desa Marindal I, Kec. Patumbak, Deliserdang dan Hidayat Alias Subur (21)
Penduduk Jl. Marindal Pasar IV Pondok Desa, Gang Iperma, Desa Marindal I, Kec. Patumbak, Deli Serdang.

“Keduanya dibekuk di kediamannya masing-masing. Tersangka David ditangkap Kamis, 13 Agustus 2019 sekitar pukul 02.00 WIB dan Hidayat dikediamannya dan Hidayat pada Rabu, 21 Agustus 2019 pukul 18.00 WIB juga dikediamannya,” terang Putu, Minggu (25/8/2019).

Tersangka Hidayat alias Subur menjalani pemerikasaan di Mapolrestabes Medan/foto : ist

Mantan Kapolsek Medan Barat ini juga menjelaskan, peristiwa yang menimpa perwira Polri itu terjadi Kamis, 8 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 WIB, ketika korban berserta personel Polsek Patumbak melakukan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Jl. Karya, Desa Marindal I, Kec. Percut Seituan, Deliserdang.

“Saat itulah korban bersama anggotanya melihat tersangka Anggara, bandar narkoba yang sudah meninggal dunia sebelummya ditembak petugas, sedang duduk-duduk dirumah makan,” urainya.

Melihat personel Polsek Patumbak datang, ia langsung melarikan diri ke jalan besar. Namun setelah dikejar, korban berhasil menangkapnya.

“Saat itulah tersangka berteriak dan memberontak sehingga teman-teman tersangka berdatangan melihat kejadian penangkapan tersebut dan melakukan pengeroyokan terhadap korban yang merupakan Kapolsek Patumbak sehingga mengalami luka luka dibagian kepala, wajah dan punggung, akibat kejadian tersebut Korban membuat pengaduan,” terang Putu.

Sementara akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 170 ayat (1) Jo Pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun penjara.

Penulis/Editor : Yudis

 

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here