Kakek (tengah) pelaku pencabulan anak penderita gangguan jiwa terlihat pasrah di tengah kepungan warga yang sudah tersulut emosi/foto : pan

Onlinesumut-PERCUT SEITUAN : Gegara tak mampu menahan hawa nafsu, seorang kakek yang belum diketahui identitasnya, Rabu siang (21/8/2019), menjadi sasaran amuk massa di Jl. Datuk Kabu, Pasar III, Kec. Percut Seituan, Kab. Deliserdang.

Ternyata pria uzur yang ditaksir sudah berusia 60 tahunan itu, tertangkap basah oleh warga sekitar, saat mencabuli seorang gadis penderita gangguan jiwa di sebuah rumah kosong tak jauh dari rumah korban.

Menurut informasi, kasus ini terungkap saat warga sejak awal mencurigai gerak gerik pelaku yang tiba-tiba menggiring Melati (nama samaran) ke sebuah rumah kosong.

Warga yang curiga lantas membuntutinya hingga pelaku dan korban masuk ke dalam rumah tak berpenghuni itu.

“Merasa sudah aman, pelaku lantas mulai menggerayangi tubuh gadis itu dan mulai melucuti pakaian korban. Saat akan memperkosanya, warga yang sudah mengintai langsung melakukan penyergapan dan mengamankan pelaku,” ucap saksi mata bernama Ayu.

Tak ayal, warga yang marah dengan kelakuan pelaku pun secara membabibuta menghakiminya hingga babak belur. Warga yang marah juga sempat menyiraminya dengan pasir.

Lili, ibu korban yang datang ke lokasi kejadian pun langsung tersulut emosi. Tak hanya ikut memukuli dengan sandal dan batu, ia juga melampiaskan amarahnya dengan sumpah serapah sebagai balasan perbuatan tak senonoh terhadap putrinya.

“Saya langsung lari kesini begitu mendapat informasi dari warga. Inikan sudah tak bisa dimaafkan karena mencabuli anak yang menderita sakit,” ucapnya emosi seraya bercerita bahwa anaknya itu sudah menderita gangguan jiwa sejak kecil.

Sementara, untuk menghindari amuk massa yang lebih besar, warga selanjutnya memboyong pelaku ke Mapolsek Percut Seituan.

Penulis : pan
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here