Yunius Larosa, Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Gunungsitoli/foto : ist

Onlinesumut-GUNUNGSITOLI : Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Gunungsitoli, Yunius Larosa menuding Pemerintah Kota Gunungsitoli sengaja melemahkan fungsi pengawasan dan legislasi dewan melalui pemangkasan anggaran sekretariat tahun 2020.

Indikasi itu semakin menguat, karena dimana sampai saat ini surat yang dilayangkan DPRD tak kunjung direspon.

“Saya curiga bahwa pemangkasan anggaran DPRD oleh Pemkot sebagai upaya melemahkan fungsi pengawasan dan legislasi serta merupakan sikap arogan dan pengingkaran terhadap janji pengabdian kepada masyarakat Kota Gunungsitoli,” tuding Yunius Larosa, Rabu (14/08/2019).

Menurut Yunius, hak itu diketahui pasca penyerahan KKUAPPAS-APBD 2020 oleh Pemkot Gunungsitoli, diketahui TAPD hanya mengalokasikan Rp12,5 miliar dari ajuan secara real Rp14,5 miliar.

“Akibat lambannya respon Pemkot soal anggaran sekretariat DPRD kota Gunungsitoli 2020 maka tidak bisa melaksanakan paripurna penetapan alokasi anggaran oleh DPRD kota Gunungsitoli,” sesalnya.

Ketua Fraksi Demokrat ini juga menilai bahwa pemangkasan anggaran di DPRD berkaitan dengan pembahasan APBD Tahun 2020.

“Kita heran dengan sikap Pemkot, apakah tidak serius membahas APDB 2020 atau ada rencana lain di balik itu. Semoga Pemkot tidak memiliki keinginan untuk memperwalkan APBD 2020 untuk menghindari pembahasan oleh dewan terkait program-program yang diduga berkaitan dengan suksesi politik tahun 2020,” ucapnya curiga.

Kata Yunius, kesempatan membahas APBD hanya bisa dilakukan oleh DPRD sekarang, karena DPRD yang baru akan dilantik akhir Oktober, dengan kondisi waktu yang ada tidak mungkin DPRD baru akan membahas APBD 2020 karena setelah pelantikan DPRD masih menjalani bimtek, penyusunan tata tertib dan pembentukan alat kelengkapan dewan, itu baru selesai sampai akhir tahun.

“Kita berharap Pemerintah Kota Gunungsitoli komit dalam menjalankan fungsi Pemerintahan yang baik dengan menjaga sinergi dengan lembaga DPRD Kota Gunungsitoli,” tandasnya.

Penulis : Hasan Hia
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here