Tim gabungan BPOM Medan bersama Dinkes Kota Binjai dan TNI saat menggerebek gudang kosmetik berbahan mercury di Jl. Gatot Subroto, Kec. Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara/foto : ist

Onlinesumut-BINJAI : Tim gabungan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Medan bersama Dinas Kesehatan Kota Binjai dan TNI, menggerebek sebuah rumah toko (ruko) yang menjadi gudang penyimpanan kosmetik mengandung zat berbahaya mercury, di Jl. Gatot Subroto, Kec. Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, Rabu (14/8/19).

Kepala BPOM Medan, Drs. Yulius Sacramento Tarigan, Apt yang memimpin penggerebekan mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap pemilik gudang dan kosmetik, seluruh barang bukti tersebut dibelinya dengan cara online dengan menggunakan aplikasi jual beli online Shoopie dan Tokopedia melalui distributor yang ada di Kota Batam, Kepulauan Riau.

“Tadi sempat kita mintai keterangan dari pemilik dan dia katakan kalo barang ini dibeli dengan cara online dari Batam dan kita juga telah menghubungi BPOM Batam untuk menindaklanjuti temuan ini,” ungkapnya di lokasi penggerebekan.

Dari penggerebekan tersebut, lanjut Yulius, pihaknya menemukan ribuan kosmetik mengandung zat mercury yang sangat berbahaya bila digunakan oleh manusia.

“Hampir seluruh kosmetik merupakan jenis pembersih kulit. Namun ini sangat berbahaya bila dikonsumsi oleh tubuh manusia dan ini dilarang oleh peraturan,” tegasnya.

Namun Yulius mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menetapkan status terhadap pemilik, karena masih terus melakukan pendalaman. Bila diperlukan, ia juga memastikan akan menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian.

“Untuk saat ini belum ada status yang kita tetapkan kepada pemiliknya. Kita juga masih memintai keterangan dari pemilik sebagai upaya kita dalam mempermudah pengungkapan bisnis kosmetik berbahaya ini,” tukasnya.

Yulius kembali menekankan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan demi kesehatan dan keamanan masyarakat agar terhindar dari obat-obatan, makanan dan kosmetik yang mengandung zat berbahaya dan belum terdaftar di BPOM.

“Kita lakukan ini demi masyarakat agar tidak tertipu dan terkecoh dengan obat, makanan dan kosmetik yang mengandung zat berbahaya. Kami dari BPOM akan terus melakukan pengawasan dan bila ada masyarakat yang curiga atau menemukan makanan, obat dan kosmetik yang mencurigakan, segera hubungi pihak terkait agar dapat segera ditindak,” paparnya.

Usai didata, seluruh kosmetik selanjutnya diamankan petugas BPOM Medan. Sedangka pemilik gudang hingga saat ini masih dimintai keterangan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatanya dalam bisnis jual beli kosmetik berbahaya tersebut.

Penulis/Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here