Sejumlah wanita dan pria yang diamankan dari Puskesmas Parlayuan masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Unit Tipikor Mapolres Labuhanbatu/foto : aji

Onlinesumut-MEDAN : Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumatera Utara (Ditreskrimsus Poldasu), Selasa pagi (13/8/2019), kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Kali ini, Puskesmas Parlayuan, di Kec. Rantau Utara, Kab. Labuhanbatu yang menjadi sasaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, OTT tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB, saat aktivitas di puskesmas baru dimulai. Kedatangan petugas secara tiba-tiba pun membuat geger.

Apalagi saat petugas mengamankan 7 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di dalam puskesmas. Dalam operasi itu, turut pula disita sejumlah barang bukti uang dan dokumen.

Wadirreskrimsus Poldasu AKBP Bagus Suropratomo ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aktivitas anak buahnya di Labuhanbatu.

“Benar kita ada OTT, tapi masih di dalami. ada 7 orang yang diamankan,” terang Bagus.

Namun pamen berpangkat melati dua itu enggan membeberkan identitas dan status ketujuh orang yang diciduk. “Nanti akan kita sampaikan ke publik, saat ini masih diperiksa,” ucap Wadir.

Diperiksa di Polres Labuhanbatu

Sementara, setelah diamankan di Puskesmas Parlayuan, ketujuh oknum ASN itu langsung digelanda ke Mapolres Labuhanbatu. Hingga Selasa malam, mereka masih terus menjalani pemeriksaan.

“Sabar dulu ya, belum bisa kasih keterangan. Masih dalam pemerikasaan,” kata Kasatreskrim Polres Labuhanbatu AKP Jama Kita Purba saat ditemui wartawan dikantornya

Amatan Wartawan, mereka yang diamankan masih menjalani pemeriksaan diruangan Satreskrim Polres Labuhanbatu tepatnya di ruang unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Di ruang penyidik terlihat sejumlah wanita menggunakan baju putih khas seragam Dinas Kesehatan diperiksa penyidik polres.

Hingga berita ini diterbitkan pihak polres Labuhanbatu masih terus melakukan pemerikasaan atas hal itu dan belum memberikan keterangan resmi.

Sementara, kasus yang menjerat ketujuh orang itu hingga kini masih simpang siur. Namun menguat kabar, OTT terkait pemotongan honor yang diterima oleh pegawai dan staf puskesmas atau berkaitan dengan pencairan dana Badan Penyelenggaran Jaminan Kesehatan (BPJS).

Penulis : Aji S Harahap
Editor : Yudis

 

ID:2633 Responsif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here